Kejati Sumut Mulai Usut Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDikti Wilayah I, Masuk Tahap Pulbaket
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menerbitkan surat perintah tugas (sprint) untuk menindaklanjuti laporan dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
AS-Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi internasional usai membandingkan serangan udara AS terhadap fasilitas nuklir Iran dengan tragedi bom atom Hiroshima dan Nagasaki pada Perang Dunia II.
Dalam konferensi pers di sela-sela KTT NATO di Den Haag, Belanda, Rabu (25/6/2025), Trump mengklaim serangan yang dilakukan selama akhir pekan lalu telah "mengakhiri perang" antara Iran dan Israel.
"Saya tidak ingin menggunakan contoh Hiroshima. Saya tidak ingin menggunakan contoh Nagasaki. Namun, pada dasarnya itu adalah hal yang sama. Itu mengakhiri perang," ujar Trump.
Klaim Dibantah Iran dan Intelijen AS
Namun, klaim Trump itu bertolak belakang dengan laporan Badan Intelijen Pertahanan AS (DIA). Menurut sumber CNN yang merujuk dokumen rahasia, serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir Iran hanya menghambat program nuklir Teheran selama beberapa bulan. Bahkan, sebagian besar sentrifugal bawah tanah Iran masih utuh, dan bahan fisil telah dipindahkan ke lokasi rahasia sebelum serangan terjadi.
Iran sendiri menyebut bahwa tidak ada kebocoran radiasi atau kerusakan signifikan terhadap infrastruktur nuklirnya.
Iran Hentikan Kerja Sama dengan IAEA
Sebagai respons atas serangan tersebut, pemerintah Iran menyatakan menghentikan kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Bahkan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengisyaratkan bahwa Teheran akan meninjau kembali keikutsertaannya dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).
"20 tahun transparansi dan membangun kepercayaan mengenai program nuklir damai Iran belum membuahkan hasil. Kami tidak akan lagi membatasi program kami berdasarkan kesepakatan yang tidak dihormati," tegas Araghchi kepada media New Arab.
Trump Serang Media dan Tegaskan Keberhasilan Serangan
Trump, dalam pernyataannya, juga mengecam media arus utama yang menurutnya menyebarkan "berita palsu" mengenai dampak serangan terhadap Iran.
"Anda memiliki beberapa wartawan hebat, tetapi Anda juga memiliki sampah seperti CNN, MSNBC, dan New York Times. Mereka orang jahat, mereka sakit," ujar Trump.
Meski begitu, berbagai pihak mempertanyakan efektivitas serangan tersebut, mengingat Iran bersikukuh melanjutkan program nuklirnya dengan semangat perlawanan yang lebih kuat dari sebelumnya.*
(oz/j006)
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menerbitkan surat perintah tugas (sprint) untuk menindaklanjuti laporan dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
TEHERAN Iran membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz pada Jumat, 17 April 2026, menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Isr
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Monitoring mengungkap sejumlah potensi kerawanan korupsi dalam pelaksanaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Kesehatan. Aturan ini
KESEHATAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau jembatan eks perlintasan kereta api di Jalan Adi Sucipto, Gang Damai, Kecamatan
PEMERINTAHAN
DENPASAR Presiden Prabowo Subianto mengajak umat Hindu menjadikan Dharma Santi Nasional 2026 sebagai momentum memperkuat persaudaraan da
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf menegaskan bahwa Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) tidak dihapus, melainkan sedang mengalami p
PEMERINTAHAN
OlehAbrilloga S.H, M.H.Tulisan opini yang disampaikan oleh Edi Irawan, ST, yang menyerang Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitu
OPINI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami asalusul dana yang disetorkan oleh 16 kepala organisasi perangkat daerah (OP
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusulkan lima poin perbaikan dalam penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) guna meminimalk
HUKUM DAN KRIMINAL