Kereta Api Hantam Pajero di Perlintasan Tanpa Palang, Pengemudi Tewas
TEBING TINGGI Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Gunung Semeru, Lingkungan II, Kelurahan Lala
PERISTIWA
YERUSALEM – Mantan Kepala Rabi (Imam Yahudi) Sephardi, Yitzhak Yosef, melontarkan kritik tajam terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, serta pemimpin Partai Shas, Arye Deri.
Dalam pernyataannya pada Sabtu (16/8) malam, Yosef menuding keduanya telah menghambat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haredi yang seharusnya menjadi prioritas koalisi pemerintah.
Berbicara usai aksi demonstrasi yang digelar selama sepekan di depan penjara militer yang menahan sejumlah warga Haredi, Yosef menilai pemerintah seharusnya sudah mengesahkan RUU tersebut sebelum menyetujui anggaran pertamanya.
"Seharusnya, sebagaimana tertuang dalam perjanjian koalisi, rancangan undang-undang itu disahkan lebih dulu sebelum anggaran negara ditetapkan," kata Yosef seperti dikutip Jerusalem Post, Minggu (17/8).
Dalam kesempatan itu, Yosef juga menyebut Netanyahu sebagai seorang ateis, sekaligus mengingatkan para anggota parlemen dari kubu Haredi untuk tidak bergantung penuh pada perdana menteri.
Ia merujuk pada sosok mendiang Rabi Shalom Cohen, mantan presiden Dewan Taurat Shas, yang menurutnya akan bersikap lebih tegas terhadap pemerintah.
"Jangan mudah percaya pada janji-janji setelah anggaran disahkan. Mengapa kalian mendengarkannya? Apakah kalian yakin padanya? Dia seorang ateis," ujar Yosef.
Selain itu, Yosef juga menyoroti penangkapan sejumlah warga Yahudi Sephardi oleh militer Israel (IDF).
Ia menilai kelompok tersebut menjadi sasaran utama dalam operasi penahanan.
"Mereka menangkap sebagian besar kaum Sephardi, yang kondisi keluarganya lemah. Situasi ini menambah tekanan di tengah masyarakat," ucapnya.
Yitzhak Yosef sendiri dikenal kerap melontarkan pernyataan yang memicu perdebatan publik.
Pada 2020, ia sempat menuai kritik karena menyebut sebagian imigran dari bekas Uni Soviet bukan Yahudi dan "komunis yang membenci agama".
TEBING TINGGI Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Gunung Semeru, Lingkungan II, Kelurahan Lala
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin langsung aksi gotong royong massal lintas sektoral di Stadion Teladan, Sabtu (23
PEMERINTAHAN
MEDAN Kekompakan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan kembali terlihat menjelang pelaksanaan ASEAN U19 Boys
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan CEO GoTo, Hans Patuwo, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Jumat (2
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY menyoroti masih kuatnya e
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mampu mencapai swasembada daging dalam empat hingga lima tahun ke depan. Target
EKONOMI
JAKARTA Sebanyak sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditangkap otoritas Israel saat mengikuti misi kemanusiaan internasi
NASIONAL
JAKARTA Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrika
NASIONAL
JAKARTA Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menjadi sorotan publik usai insiden pemadaman listrik massal di sejumlah wilay
EKONOMI
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, SulaimanSulaiman Harahap, menegaskan wartawan merupakan mitra s
PEMERINTAHAN