BREAKING NEWS
Sabtu, 23 Mei 2026

Seskab Teddy Bertemu Bos GoTo, Bahas Pendapatan Ojol Naik Jadi 92 Persen

Nurul - Sabtu, 23 Mei 2026 22:18 WIB
Seskab Teddy Bertemu Bos GoTo, Bahas Pendapatan Ojol Naik Jadi 92 Persen
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan CEO GoTo, Hans Patuwo, di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Jumat malam, 22 Mei 2026. (Foto: BPMI Setpres/Unggahan Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan CEO GoTo, Hans Patuwo, di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Jumat (22/5/2026) malam.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan transportasi online dalam meningkatkan kesejahteraan pengemudi ojek online (ojol) di Indonesia.

Dalam pertemuan itu, Teddy mendengarkan berbagai masukan terkait perkembangan ekosistem transportasi digital nasional, termasuk kondisi jutaan mitra pengemudi yang tergabung dalam platform Gojek.

Baca Juga:

Menurut Teddy, saat ini jumlah pengemudi aktif Gojek berkisar antara 800 ribu hingga 1 juta orang yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Sejak pertama kali beroperasi, jumlah pengemudi yang bergabung telah mencapai 3 juta orang, baik yang masih aktif, paruh waktu, maupun yang sudah tidak aktif," ujar Teddy dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

Teddy juga menyampaikan komitmen Gojek untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan para pengemudi online.

Menurutnya, skema pembagian pendapatan pengemudi disebut akan ditingkatkan dari sebelumnya 80 persen menjadi 92 persen dari setiap transaksi.

"Disampaikan pula komitmen Gojek untuk mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pendapatan pengemudi dari 80 persen menjadi 92 persen dari setiap transaksi," katanya.

Pemerintah, lanjut Teddy, terus berkoordinasi dengan pelaku usaha digital untuk merumuskan kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara perlindungan pengemudi dan keberlanjutan bisnis perusahaan aplikasi.

Ia menegaskan Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan pengemudi online sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan di era digital.

"Peningkatan kesejahteraan pengemudi online harus berjalan seiring dengan keberlangsungan bisnis yang adil dan berkelanjutan," ujar Teddy.

Pemerintah berharap sinergi dengan perusahaan teknologi dapat menciptakan ekosistem transportasi online yang sehat, kompetitif, dan memberikan manfaat langsung bagi para mitra pengemudi di seluruh Indonesia.*

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Daging dalam 5 Tahun
Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi, Biaya Logistik Aceh Dipangkas
Rektor Paramadina Tegaskan Pentingnya Kebebasan Akademik Usai Kritik The Economist ke Indonesia
Pro dan Kontra Penunjukan WNA Australia sebagai Dirut BUMN Ekspor SDA Indonesia
IHSG Terpuruk 8,35%, Kapitalisasi Pasar Hilang Rp1.190 Triliun dalam Sepekan
Pemerintah Yakin Ekonomi RI Lebih Kuat dari Krisis 2008, Ini Penjelasannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru