Gugatan diajukan di Pengadilan Tinggi Los Angeles dan dilaporkan oleh Variety, Jumat (2/1/2026). Identitas penggugat dirahasiakan karena alasan keamanan dan privasi.
Dalam dokumen pengadilan, violinis tersebut menuduh Smith melakukan pelecehan seksual secara verbal maupun fisik saat mereka bekerja sama dalam sebuah proyek musik.
Insiden disebut terjadi di sela-sela sesi rekaman di studio pribadi milik Smith.
Penggugat menuturkan bahwa Smith melontarkan komentar bernada seksual yang membuatnya tidak nyaman, serta melakukan sentuhan fisik tanpa persetujuan.
Gugatan tersebut juga menyoroti dugaan penciptaan lingkungan kerja yang tidak kondusif bagi penggugat.
"Klien kami mengalami tekanan emosional yang besar dan trauma akibat tindakan Smith, yang menyalahgunakan kekuasaannya sebagai figur publik terkemuka di industri ini," ujar pengacara penggugat dalam pernyataannya.
Pemain biola itu menuntut ganti rugi atas kerugian materiil maupun imateriil, termasuk biaya pengobatan untuk trauma yang dialaminya.
Namun, jumlah nominal tuntutan tidak dijelaskan secara rinci dalam dokumen pengadilan.
Hingga berita ini diturunkan, perwakilan maupun kuasa hukum Will Smith belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut.
Kasus ini menambah daftar kontroversi yang menimpa aktor pemenang Oscar itu dalam beberapa tahun terakhir, termasuk insiden penamparan Chris Rock di panggung Oscar 2022.*