BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Bertambah Jadi 9, WHO Konfirmasi 2 Korban Meninggal

Raman Krisna - Selasa, 12 Mei 2026 09:48 WIB
Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Bertambah Jadi 9, WHO Konfirmasi 2 Korban Meninggal
Kasus hantavirus yang menyerang penumpang kapal pesiar MV Hondius kembali bertambah. (Foto: voi)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TENERIFE – Kasus hantavirus yang menyerang penumpang kapal pesiar MV Hondius kembali bertambah. Dua penumpang asal Prancis dan Amerika Serikat dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut di tengah proses repatriasi penumpang dari kapal yang terisolasi di dekat Pulau Tenerife, Kepulauan Canary.

Dengan tambahan dua kasus terbaru itu, total kasus hantavirus yang dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini mencapai sembilan orang.

Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist mengatakan salah satu pasien asal Prancis mengalami kondisi yang terus memburuk setelah dinyatakan positif hantavirus.

Baca Juga:

"Yang terpenting adalah bertindak sejak awal dan memutus rantai penularan virus," kata Stephanie Rist kepada radio France Inter, Senin (11/5/2026).

Pemerintah Prancis juga disebut telah memperketat aturan isolasi untuk mencegah penyebaran virus lebih luas.

Sementara itu, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat menyebut seorang warga AS dalam penerbangan repatriasi menunjukkan hasil "positif ringan" terhadap hantavirus. Satu penumpang lainnya juga dilaporkan mengalami gejala ringan.

Kedua penumpang tersebut ditempatkan dalam unit biokontainmen selama penerbangan sebagai langkah antisipasi tambahan.

WHO sejauh ini telah mengonfirmasi dua kematian dan satu kematian probable terkait wabah hantavirus di kapal pesiar tersebut. Hingga pekan lalu, empat pasien dilaporkan menjalani perawatan di rumah sakit, termasuk satu pasien dalam kondisi kritis di Afrika Selatan.

MV Hondius sendiri masih berlabuh di dekat Pulau Tenerife setelah sempat diisolasi selama beberapa pekan akibat wabah tersebut.

Otoritas kesehatan internasional kini terus melakukan pelacakan terhadap seluruh penumpang dan awak kapal yang sempat turun sebelum wabah terdeteksi.

Pada Senin, tercatat masih ada 54 penumpang dan awak berada di kapal. Sebanyak 22 orang dijadwalkan turun, sedangkan 32 lainnya akan tetap berada di kapal untuk perjalanan kembali ke Belanda.

WHO menyebut virus yang ditemukan dalam wabah ini merupakan varian Andes hantavirus yang memiliki tingkat kematian cukup tinggi, mencapai 40 hingga 50 persen, terutama pada kelompok lanjut usia.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dinkes Sumut Perkuat Deteksi Dini Hantavirus Meski Belum Ada Kasus
Satu Nyawa Melayang akibat Hantavirus di Kalbar, Ini Gejalanya
Ahli Epidemiologi Ingatkan Cara Cegah Hantavirus, Masyarakat Diminta Jaga Jarak dari Orang Sakit Flu
Kemenkes Perkuat Skrining Hantavirus usai Outbreak di Kapal Pesiar MV Hondius
Kasus Hantavirus Bertambah, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru?
Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh Belum Naik ke Penyidikan, Ini Penjelasan KPK
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru