Dendam Lama Pecah Jadi Perang Suku di Wamena! 13 Nyawa Melayang, Ratusan Warga Mengungsi
JAYAWIJAYA Bentrok antarkelompok warga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, kembali menelan korban jiwa dalam jumlah besar.
PERISTIWA
PULAU PINANG — Lima warga negara Indonesia (WNI) mengakui bersalah atas tiga kasus perampokan bersenjata yang terjadi di sejumlah lokasi proyek konstruksi di Pulau Pinang, Malaysia.
Pengakuan tersebut disampaikan dalam sidang di Mahkamah Sesyen Butterworth, Senin (11/5/2026).
Kelima terdakwa masing-masing adalah Fauji Hidayat (41), Ajis Sukandar (40), Didi Sugiarto (28), Azhari (35), dan Suharman (44).Baca Juga:
Mereka menyatakan pengakuan bersalah setelah seluruh dakwaan dibacakan di hadapan Hakim Roslan Hamid.
Tiga Aksi Perampokan di Lokasi Proyek
Dalam dakwaan pertama, para terdakwa disebut melakukan perampokan berkelompok dengan menggunakan parang terhadap sejumlah pria warga Indonesia dan warga lokal di area tambang Padang Ibu Kubang Semang, Bukit Mertajam, pada 11 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 dini hari.
Pada dakwaan kedua, mereka kembali mengaku merampok sembilan warga Bangladesh di sebuah rumah kontainer proyek konstruksi di Jalan Kulim, Taman Machang Bubok, Bukit Mertajam, pada 12 Maret 2026 sekitar pukul 03.30 pagi.
Aksi tersebut juga dilakukan dengan menggunakan senjata tajam berupa parang dan pisau.
Sementara pada dakwaan ketiga, para terdakwa disebut melakukan perampokan terhadap seorang pria dan perempuan warga Myanmar di kawasan Sungai Bakap pada 9 April 2026 sekitar pukul 01.30 dini hari.
Seluruh dakwaan tersebut diajukan berdasarkan Pasal 395 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Malaysia, yang dikombinasikan dengan Pasal 397 terkait penggunaan senjata dalam tindak perampokan.
Terancam Hukuman Berat
Jika terbukti bersalah sepenuhnya, para terdakwa terancam hukuman penjara hingga 20 tahun serta hukuman cambuk sesuai ketentuan hukum Malaysia.
Jaksa penuntut Nadhirah Abdul Rahim meminta waktu dua pekan untuk melengkapi fakta persidangan dan menolak pemberian jaminan kepada para terdakwa.
Pengadilan kemudian menetapkan sidang lanjutan pada 10 Juni 2026, dengan agenda pembacaan fakta kasus sekaligus penjatuhan hukuman.
Penangkapan 11 WNI Masih Didalami
Sebelumnya, total 11 warga negara Indonesia termasuk sepasang kekasih sempat ditahan untuk membantu penyelidikan terkait sejumlah kasus perampokan bersenjata di proyek konstruksi di Pulau Pinang.
Para tersangka ditangkap dalam rangkaian penggerebekan di beberapa lokasi, termasuk Sungai Bakap, Simpang Ampat, hingga Ipoh, Perak.
Penyelidikan terhadap kemungkinan keterlibatan jaringan lain masih terus dilakukan aparat Malaysia.*
(km/ad)
JAYAWIJAYA Bentrok antarkelompok warga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, kembali menelan korban jiwa dalam jumlah besar.
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan sikap keras terhadap praktik korupsi di lingkungan Kementerian Sosial, sekalipun dalam b
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada awal perdagangan Senin (18/5/2026). Pada pukul 09.01 WIB, indeks tercatat turun
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada awal perdagangan Senin (18/5/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah ke posisi Rp17.657,
EKONOMI
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan uji materi UndangUndang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab UndangUndang Hukum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami pergerakan beragam pada perdagangan Senin (18/5/2026). Di satu sisi, sebagian
EKONOMI
ACEH BESAR Koperasi Merah Putih (KDMP) Syariah Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, mulai beroperasi dan disam
EKONOMI
JAKARTA Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Senin (18/5/2026). Koreksi har
EKONOMI
SAMARINDA Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran narkoba berskala besar di kawasan Gang Langgar,
HUKUM DAN KRIMINAL
PULAU PINANG Lima warga negara Indonesia (WNI) mengakui bersalah atas tiga kasus perampokan bersenjata yang terjadi di sejumlah lokasi p
INTERNASIONAL