BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

9 WNI Diduga Disiksa Tentara Israel, DPR Minta RI Tempuh Jalur ICC

Nurul - Jumat, 22 Mei 2026 17:31 WIB
9 WNI Diduga Disiksa Tentara Israel, DPR Minta RI Tempuh Jalur ICC
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal alias Deng Ical, mendesak Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Angga Raka Prabowo untuk mengundurkan diri dari jabatannya. (Foto: harian.fajar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal, mendesak pemerintah Indonesia membawa kasus dugaan penyiksaan terhadap sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 ke International Criminal Court atau ICC.

Politikus yang akrab disapa Deng Ical itu menilai tindakan militer Israel terhadap para relawan kemanusiaan telah melewati batas kemanusiaan dan harus diproses melalui jalur hukum internasional.

"Indonesia perlu menggalang kesepakatan dengan negara lain untuk membawa masalah ini ke ICC sambil mendorong Palestina membawa ke ICJ," ujar Deng Ical, Jumat (22/5/2026).

Baca Juga:

Menurut dia, langkah tersebut penting agar ada penyelidikan terbuka terkait dugaan kejahatan perang maupun kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan tentara Israel.

"Hasil yang diharapkan ada ketetapan Mahkamah Internasional untuk menghukum tentara Israel dan menyatakan sebagai kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan," katanya.

Selain mendorong jalur hukum internasional, Deng Ical juga meminta pemerintah aktif menggalang dukungan negara-negara lain untuk mengutuk tindakan Israel terhadap para aktivis kemanusiaan.

"Menggalang dukungan bersama antarnegara untuk menciptakan opini publik dan dukungan sosial untuk mengutuk tindakan Israel," ujarnya.

Ia menegaskan perlakuan tentara Israel terhadap relawan GSF tidak bisa ditoleransi karena dinilai sudah berulang kali terjadi.

"Perlakuan tentara Israel sudah melewati batas kepantasan dan kemanusiaan," tegasnya.

Sebelumnya, Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono, menyatakan sembilan WNI anggota misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla telah tiba di Turki dalam kondisi selamat.

Namun, para relawan disebut mengalami tindakan kekerasan selama ditahan militer Israel di perairan internasional.

"Mereka mengalami kekerasan fisik, ada yang ditendang, dipukul hingga disetrum," ujar Darianto dalam video yang diunggah Menteri Luar Negeri RI.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri disebut terus mengawal proses pemulangan dan pemulihan kondisi para WNI tersebut.*

(oz/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KSP Pastikan 9 WNI yang Ditahan Israel dalam Kondisi Baik dan Segera Dipulangkan
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dibebaskan, Ini Kesaksian Korban: Udah Nggak Kuat Gua
9 WNI Eks Relawan Global Sumud Flotilla Bebas, Menlu RI Apresiasi Peran Turki
Kemlu RI Pastikan Tak Ada Komunikasi Langsung dengan Israel soal Pembebasan WNI GSF
Kemlu RI Bungkam Soal Tuntutan Israel Demi Keselamatan Relawan WNI
9 WNI Delegasi Global Sumud Flotilla Dibebaskan Israel, Segera Dipulangkan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru