BREAKING NEWS
Minggu, 05 Juli 2026

Drone Ukraina Hantam Terminal Minyak Strategis Rusia di St Petersburg, Ketegangan Kian Memanas

Dharma - Minggu, 05 Juli 2026 11:53 WIB
Drone Ukraina Hantam Terminal Minyak Strategis Rusia di St Petersburg, Ketegangan Kian Memanas
Ketegangan antara Ukraina dan Rusia kembali memanas setelah serangan drone dilaporkan menghantam fasilitas minyak utama di St Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia, Minggu (5/7/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ST PETERSBURG – Ketegangan antara Ukraina dan Rusia kembali memanas setelah serangan drone dilaporkan menghantam fasilitas minyak utama di St Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia, Minggu (5/7/2026).

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut fasilitas tersebut sebagai bagian dari "infrastruktur kunci" yang menopang pendapatan perang Rusia. Serangan ini disebut sebagai bagian dari eskalasi serangan jarak jauh yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Pemerintah kota St Petersburg melalui Gubernur Aleksandr Beglov mengonfirmasi adanya serangan drone dalam skala besar yang menyasar sejumlah titik strategis, termasuk terminal minyak di wilayah tersebut.

Baca Juga:

"Wilayah kota berada di bawah serangan drone besar-besaran," ujar Beglov, seraya memastikan tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Media internasional melaporkan bahwa Ukraina belakangan ini intensif menargetkan infrastruktur energi Rusia. Kyiv mengklaim bahwa hampir 43 persen kapasitas penyulingan minyak Rusia telah dinonaktifkan akibat serangan-serangan tersebut, meski klaim itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Ukraina menyatakan fasilitas energi Rusia merupakan target sah karena Moskow masih bergantung pada ekspor bahan bakar fosil untuk mendukung operasi militernya.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin disebut mulai mengakui adanya gangguan pasokan bahan bakar di dalam negeri akibat serangan yang terus berlangsung. Pada Sabtu (4/7), Putin bahkan menandatangani regulasi baru untuk menjaga stabilitas pasokan energi domestik.

Eskalasi serangan ini menandai semakin intensnya konflik yang telah berlangsung dan memperlihatkan tekanan yang kian besar pada sektor energi Rusia.* (d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Krisis BBM Makin Parah, Rusia Mulai Impor Bensin dari India
Prabowo Pilih Fokus Benahi Agenda Dalam Negeri, Absen dari KTT ASEAN-Rusia
Prabowo Dijadwalkan Hadiri KTT ASEAN–Rusia di Kazan, Bertemu Putin Pekan Depan
KPK Dalami Komunikasi Silmy Karim dengan Bos Kampung Rusia, Dugaan Pemerasan WNA Menguat
Aceh Buka Pintu untuk Investor Rusia, Sekda Targetkan Kerja Sama Strategis Dongkrak Ekonomi Daerah
BNN Bongkar Jaringan Narkotika Rusia di Bali, DPR Dukung Pengusutan Hingga Pengendali
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru