Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA –Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menetapkan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri. Penetapan ini merupakan langkah penting untuk mengingat dan merayakan peran vital Polri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Mulai tahun ini, setiap tanggal 21 Agustus, seluruh anggota Polri di seluruh Indonesia akan memperingati momen bersejarah ini.
Pengamat intelijen dan keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, atau akrab disapa Simon, memberikan apresiasi tinggi terhadap keputusan Kapolri. Menurut Simon, penetapan Hari Juang Polri bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga sebagai pengingat penting bagi generasi penerus tentang kontribusi Polri dalam perjuangan kemerdekaan. “Sejarah perjuangan bangsa harus selalu diingat oleh generasi penerus dalam rangka mengisi kemerdekaan. Hari Juang Polri ini adalah penanda penting bagi bangsa Indonesia bahwa setiap elemen bangsa, termasuk Polri, berperan dalam perjuangan kemerdekaan,” ungkap Simon.
Hari Juang Polri dipilih untuk memperingati Proklamasi Polisi yang terjadi pada 21 Agustus 1945. Saat itu, Polri mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu mempertahankan kemerdekaan yang baru diproklamirkan oleh Soekarno-Hatta. Di awal kemerdekaan, Indonesia menghadapi ancaman serius dari Belanda yang tidak menerima kemerdekaan Indonesia dan melancarkan Agresi Militer untuk merebut kembali wilayah yang telah diproklamirkan sebagai negara merdeka.
“Bangsa Indonesia, dari berbagai elemen, tidak tinggal diam menghadapi Agresi Militer Belanda ini. Polisi pada 21 Agustus 1945 mendeklarasikan Proklamasi Polisi untuk membakar semangat juang insan bhayangkara di seluruh Indonesia,” kata Simon. Saat itu, Polri bergabung dengan ulama, santri, dan petani dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Usaha bersama ini berhasil menegakkan kemerdekaan Indonesia yang telah berusia 79 tahun hingga saat ini.
Simon menambahkan bahwa penetapan Hari Juang Polri juga mempertegas peran Polri dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. “Polri adalah badan utama penjaga ketertiban, keamanan, dan penegakan hukum nasional. Ketiga hal ini merupakan fondasi utama pelaksanaan program-program pemerintah di masa depan. Transformasi sosial, ekonomi, dan tata kelola negara yang menjadi agenda utama Indonesia Emas 2045 tidak terlepas dari peran Polri di tengah masyarakat,” jelasnya.
Hari Juang Polri, menurut Simon, bukan hanya sekadar perayaan tetapi juga momentum untuk membangkitkan patriotisme dan semangat juang di kalangan anggota Polri. “Perjuangan dalam mengisi kemerdekaan tak kalah hebatnya dengan mempertahankan kemerdekaan. Oleh karena itu, Hari Juang Polri adalah momentum yang tepat untuk membakar semangat juang para anggota Polri di seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Simon berharap bahwa semangat peringatan Hari Juang Polri dapat memperkuat sinergi antara berbagai komponen bangsa. “Kita berharap situasi yang saling mendukung antara berbagai komponen bangsa dapat menjadi modal utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkas Simon.
Dengan penetapan 21 Agustus sebagai Hari Juang Polri, diharapkan dapat mengukuhkan kembali semangat dan dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban negara, serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 yang lebih baik.
(N/014)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL