Dari Sabang sampai Batam, Pertamina Dex Naik Paling Tinggi hingga Rp26.300 per Liter di Sumatera
MEDAN Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga dilakukan
EKONOMI
JAKARTA -Lini masa media sosial TikTok tengah diramaikan oleh unggahan viral yang menyebut bahwa keputihan dan infeksi jamur di selangkangan bisa memicu kanker serviks.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @cy***** memperlihatkan latar belakang rumah sakit dengan narasi mengingatkan perempuan untuk tidak menyepelekan keputihan dan jamur, karena disebut sebagai pemicu kanker serviks.
"Girls, jangan pernah menyepelekan keputihan & jamur sekitar selengki, plsss itu salah satu pemicu bakteri bisa nyebabin kanker serviks," tulis akun tersebut, Jumat (27/6/2025).
Unggahan ini langsung mengundang kekhawatiran dari warganet, terutama para perempuan yang kerap mengalami keputihan. Banyak dari mereka menanyakan kebenaran informasi tersebut melalui kolom komentar.
Namun, dokter umum dari Puskesmas Sibela Surakarta, dr. Dessy Tri Pratiwi, meluruskan bahwa infeksi jamur di area selangkangan tidak serta-merta menyebabkan kanker serviks.
"Infeksi jamur pada vagina bisa menyebabkan peradangan dan iritasi. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa meningkatkan risiko infeksi lain, termasuk HPV, yang merupakan penyebab utama kanker serviks," terang Dessy saat dihubungi, Sabtu (28/6/2025).
Dessy menjelaskan, keputihan sendiri merupakan cairan normal yang diproduksi vagina sebagai bagian dari sistem perlindungan alami. Namun, keputihan yang tidak normal bisa menjadi indikasi penyakit, termasuk kanker serviks, jika disertai ciri-ciri seperti bau tak sedap, warna kehijauan atau kekuningan, serta perdarahan.
Faktor Risiko Kanker Serviks:
Selain infeksi HPV sebagai penyebab utama kanker serviks, berikut sejumlah faktor risiko lain yang disampaikan dr. Dessy:
Riwayat keluarga dengan kanker serviks.
Aktivitas seksual di usia muda, terutama di bawah 18 tahun.
Berganti-ganti pasangan seksual.
Kebiasaan merokok, baik aktif maupun pasif.
Sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pada penderita HIV/AIDS.
Riwayat infeksi menular seksual lainnya, termasuk Chlamydia.
Penggunaan pil KB dalam jangka panjang, khususnya lebih dari lima tahun.
Pesan Kesehatan:
dr. Dessy menekankan pentingnya menjaga kebersihan organ intim, mengenakan pakaian dalam berbahan katun yang menyerap keringat, dan berkonsultasi ke tenaga medis bila mengalami keputihan abnormal.
"Tidak semua keputihan berbahaya. Namun, jika disertai gejala tidak biasa, jangan tunda untuk memeriksakan diri," imbaunya.*
(k/j006)
MEDAN Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Sumatera Utara mengalami kenaikan mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga dilakukan
EKONOMI
JAKARTA Emisi karbon akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang tahun ini mencapai 17,1 juta ton metrik. Angka ter
NASIONAL
JAKARTA DPR RI menyelesaikan 16 rancangan undangundang (RUU) untuk disahkan menjadi undangundang sepanjang tahun sidang 20252026. Capai
POLITIK
JAKARTA Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan menjadikan kritik dan masukan masyarakat sebagai bahan untuk memperbaiki diri. Menu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit rumah mewah milik Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni (VLA). Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga uang Rp1,5 miliar yang disita dalam pengusutan kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kabup
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Zulfikar, membantah anggotanya terlibat dalam aksi kekerasan yan
PERISTIWA
KARO Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meminta masyarakat di zona bahaya Gunung Sinabung tetap tenang menyusul peningkatan status
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyoroti dugaan delapan warga negara Indonesia (WNI) direkrut untuk bergabung dengan ang
POLITIK
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah pemaknaan indikator peneta
NASIONAL