BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti pelaksanaan Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Kota Binjai yang belum berjalan sesuai harapan.
Pernyataan itu disampaikan saat rapat virtual terkait program UHC, yang videonya diunggah ke akun Instagram resmi Bobby Nasution, Kamis (15/1/2026).
"Ini sangat saya sayangkan pertama kali sama Kota Binjai. Launching tapi nyatanya di lapangan tidak bisa dilaksanakan karena Binjai belum masuk kategori UHC prioritas," ungkap Bobby Nasution.
Bobby menjelaskan, saat Pemko Binjai melaunching program UHC Prioritas pada 22 September 2025, Pemprov Sumut bahkan turut diundang.
Saat itu hadir Sekda Sumut Togap Simangunsong. Namun, realitas di lapangan berbeda: masyarakat Binjai belum dapat berobat gratis hanya dengan menggunakan KTP.
Gubernur Sumut juga menyoroti langkah Pemko Binjai yang dianggap "curi start" dengan mendeklarasikan diri sebagai UHCprioritas sebelum Pemprov Sumut secara resmi menetapkan kategori tersebut.
Menurut Bobby, tindakan ini justru membuat pelaksanaan program menjadi tidak efektif dan menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Meski anggaran menjadi keterbatasan, Bobby menegaskan pentingnya menjadikan program kesehatan sebagai prioritas utama di setiap daerah.
"Tolong kesehatan ini bagian urusan wajib benar-benar dijadikan prioritas. Ini yang sama-sama perlu kita penuhi untuk kebaikan masyarakat kita semua yang ada di Sumut," tegasnya.
Pernyataan Gubernur Bobby ini menegaskan bahwa peluncuran program kesehatan harus diikuti kesiapan nyata di lapangan agar manfaat bagi masyarakat dapat langsung dirasakan.*
(vv/ad)
Editor
: Abyadi Siregar
Bobby Nasution Blak-blakan: Launching Meriah, Tapi Warga Binjai Gagal Nikmati UHC Prioritas