BREAKING NEWS
Kamis, 03 September 2026

Cegah Penularan TBC, TP Posyandu Asahan Perkuat Deteksi Dini Lewat Tracing dan CKG di Simpang Empat

Muhammad Taufik - Kamis, 03 September 2026 15:01 WIB
Cegah Penularan TBC, TP Posyandu Asahan Perkuat Deteksi Dini Lewat Tracing dan CKG di Simpang Empat
Ketua dan Wakil Ketua TP Posyandu Kab. Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik dan Ny. Juniar S. Pane, menghadiri kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG di Kec. Simpang Empat, Kab. Asahan, Rabu, 2 September 2026. (foto: Pemkab Asahan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHAN – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, bersama Wakil Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Juniar S. Pane, menghadiri kegiatan tracing Tuberkulosis (TBC) yang terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Camat Simpang Empat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Simpang Empat, Ketua TP Posyandu Kecamatan Simpang Empat, Pengurus TP PKK Kabupaten Asahan, serta sejumlah tamu undangan.

Tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG dilakukan sebagai upaya menemukan kasus Tuberkulosis sedini mungkin sekaligus mencegah penyakit tersebut terus menular di tengah masyarakat.

Baca Juga:

Melalui kegiatan ini, masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin.

Dalam kegiatan tersebut, dr. Dinia Tina Ropika Tambunan, Sp.P, memberikan penjelasan mengenai tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama kegiatan adalah deteksi dini.

Pemeriksaan dilakukan untuk menemukan kasus atau potensi penularan TBC sejak awal, baik di lingkungan keluarga pasien maupun masyarakat secara umum.

Selain menemukan kasus, tracing juga dilakukan untuk memutus mata rantai penularan.

Hal itu dilakukan dengan mencegah penyebaran bakteri TBC dari penderita kepada orang-orang di sekitarnya, terutama mereka yang memiliki kontak erat.

Penanganan dan pengobatan secara cepat juga menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian TBC.

Pasien yang ditemukan memiliki indikasi atau terdiagnosis TBC diharapkan segera mendapatkan penanganan agar dapat sembuh secara optimal sekaligus mencegah penularan kepada orang lain.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Tutup Turnamen SSB U-15, Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi
Jelang Lomba PHBS Tingkat Sumut, Ketua TP PKK Asahan Cek Kesiapan Desa Sijabut
262 Warga Gajah Sakti Terima Bantuan Beras, Wabup Rianto: Jangan Ada Pemotongan!
Pemko Medan Gandeng PERKI Tingkatkan Kesadaran Warga soal Kesehatan Jantung
Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Labuhan Ruku Gelar Cek Kesehatan Gratis Secara Menyeluruh
Bupati Asahan Deklarasikan Pilkades Damai, 128 Cakades Diminta Siap Menang dan Kalah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru