BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Aksi Massa Buruh di Cikarang, Tuntut Kenaikan Upah Yang Adil

BITVonline.com - Kamis, 30 November 2023 06:38 WIB
Aksi Massa Buruh di Cikarang, Tuntut Kenaikan Upah Yang Adil
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEKASI – Kawasan industri Cikarang, Kabupaten Bekasi, menjadi saksi aksi mogok nasional yang dilancarkan oleh massa buruh. Demonstrasi ini terfokus di dua titik utama, yaitu kawasan industri MM2100 dan Gobel.

Polres Metro Bekasi, AKBP Ahsanul Muqqafi, mengungkapkan bahwa kegiatan unjuk rasa telah mendapatkan pengamanan ketat dari 800 personel polisi, terdiri dari 400 personel Polres Metro Bekasi dan polsek, serta 2 kompi Sabhara dan 2 kompi Brimob Polda Metro Jaya.

Awalnya, massa buruh merencanakan aksi demo di empat titik, mencakup kawasan EJIP, Jababeka, Gobel, dan MM2100. Namun, hingga saat ini, demonstrasi terkonsentrasi di dua titik, yaitu Gobel dan MM2100. Situasi lalu lintas di lokasi saat ini masih terkendali, namun kemacetan terjadi di sekitar exit Tol Cibitung. Lalu lintas di titik aksi sendiri telah tertutup oleh massa.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyatakan bahwa aksi mogok tersebut dilaksanakan serentak di seluruh kawasan industri di Indonesia. Mogok ini dijadwalkan berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan syarat bahwa kenaikan UMK tidak diubah dari rekomendasi nilai yang diajukan oleh bupati dan wali kota di masing-masing daerah.

Said Iqbal menjelaskan bahwa hari ini nilai UMK akan ditentukan oleh Gubernur berdasarkan rekomendasi dari bupati dan walikota. Khusus untuk Jakarta, Iqbal mendesak Gubernur DKI untuk merevisi kenaikan nilai UMP dari 3,6% menjadi mendekati 15%.

Pernyataan Iqbal juga menyoroti perbandingan kenaikan UMP DKI dengan daerah sekitarnya, yang menciptakan ketidaksetaraan yang dianggap tidak masuk akal. Sebagai contoh, UMP DKI yang hanya naik 3,6%, sementara di daerah sekitarnya, seperti Kota Bekasi naik 14,02%, Kabupaten Bekasi naik 13,99%, dan Kota Depok naik 12,99%.

Ia menekankan agar UMP DKI tidak lebih rendah dari Jabodetabek secara keseluruhan. Dinamika ini menandai pertarungan hak buruh dan tuntutan kesejahteraan dalam konteks perubahan ekonomi dan kebijakan di Indonesia.

(Ayu lestari)

 

 

 

 

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru