BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Iftar dan Takjil: Memahami Perbedaan dan Tradisi Berbuka Puasa di Bulan Ramadan

Adelia Syafitri - Minggu, 02 Maret 2025 12:31 WIB
Iftar dan Takjil: Memahami Perbedaan dan Tradisi Berbuka Puasa di Bulan Ramadan
Ilustrasi Ramadhan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Meski sering dianggap memiliki arti yang sama, iftar dan takjil memiliki makna yang berbeda. Takjil, menurut KBBI, berarti "mempercepat (dalam berbuka puasa)". Secara etimologi, kata takjil berasal dari bahasa Arab ta'jīl, yang berarti "penyegeraan".

Sebagai verba, takjil merujuk pada perbuatan menyegerakan berbuka puasa. Sedangkan sebagai nomina, takjil mengacu pada makanan atau minuman ringan yang dikonsumsi untuk membatalkan puasa sebelum makan besar.

Makanan ini biasanya berupa hidangan ringan seperti kolak, kurma, atau minuman manis yang dikonsumsi saat berbuka.

Dengan demikian, perbedaan utama antara iftar dan takjil adalah:

Iftar berarti berbuka puasa secara umum.

Takjil berarti menyegerakan berbuka puasa atau makanan ringan yang dikonsumsi saat berbuka.

Tradisi Iftar dan Takjil di Indonesia

Di Indonesia, tradisi iftar dan takjil telah menjadi bagian dari kegiatan khas selama bulan Ramadan.

Banyak masyarakat yang mengadakan acara buka puasa bersama (iftar jama'i) dengan keluarga, teman, atau kolega.

Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk kebersamaan tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi.

Selain itu, terdapat juga tradisi berbagi takjil, di mana orang-orang memberikan makanan atau minuman ringan kepada mereka yang sedang berpuasa, terutama bagi mereka yang membutuhkan atau sedang dalam perjalanan.

Tradisi ini sering dilakukan oleh komunitas, masjid, ataupun individu yang ingin berbagi kebaikan selama bulan Ramadan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru