Kejar-kejaran Subuh di Medan! Polsek Sunggal Sikat 5 Remaja Geng Motor, Sajam 1 Meter Disita
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Di tengah kerumunan besar aksi penolakan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang berlangsung di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/3/2025), tampak segelintir orang yang justru mendukung regulasi tersebut.
Mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Aksi damai! Dalam rangka mendukung RUU TNI, mendesak DPR RI dan pemerintah segera mengesahkan RUU TNI demi tegaknya negara kesatuan Republik Indonesia."
Ketika ditanya alasan mereka mendukung pengesahan UU TNI, peserta tersebut mengaku hanya mengikuti ajakan dari koordinator lapangan (korlap) tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
"Saya disuruh sama korlap," ungkap salah satu peserta aksi pendukung revisi UU TNI di depan Gedung DPR RI.
Ketika ditanya lebih jauh, ia pun memilih untuk tidak memberikan jawaban. "Tanya ke korlap saja," lanjutnya singkat.
Sementara itu, Edi Susilo, yang merupakan koordinator lapangan (korlap) aksi tersebut, menjelaskan bahwa revisi UU TNI tidak mengandung unsur dwifungsi ABRI.
Menurutnya, UU TNI justru akan memperkuat kesatuan antara TNI dan Polri yang memiliki lembaga dan pimpinan masing-masing, tanpa ada tumpang tindih fungsi.
"Tidak ada yang namanya dwifungsi ABRI. TNI dan Polri sekarang memiliki kedudukan yang sama, masing-masing memiliki lembaga dan pimpinan sendiri. Jadi tidak ada lagi penggabungan fungsi," jelas Edi.
Edi menambahkan bahwa revisi UU TNI bertujuan untuk memperkuat negara kesatuan Republik Indonesia.
Ia juga menyebut bahwa dengan adanya sinergi yang lebih kuat antara TNI dan Polri, Indonesia bisa maju menuju "Indonesia Emas."
"Dalam situasi kita yang prihatin melihat mega korupsi selama ini, kami berharap dengan adanya revisi UU TNI, ada sinergi yang lebih kuat di kementerian untuk menjaga keutuhan negara," kata Edi.
Aksi massa pendukung revisi UU TNI dimulai sekitar pukul 10.30 WIB dengan puluhan orang yang datang menggunakan lima mobil angkot berwarna biru.
MEDAN Tim Patroli Siaga Reserse Polsek Sunggal mengamankan lima remaja yang diduga terlibat tawuran antargeng motor di kawasan Jalan Sun
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ingin melahirkan sosok pemimpin baru dari kalangan kader yang terinspirasi dari perjalanan poli
POLITIK
MEDAN Tim gabungan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) yang diangkut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengusulkan revisi UndangUndang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan untuk mengatur pela
NASIONAL
JAKARTA Pendiri Microsoft, Bill Gates, memperingatkan bahwa peralihan menuju ekonomi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intellig
INTERNASIONAL
JAKARTA Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai perlu memperkuat mesin partai hingga tingkat akar rumput dan tidak hanya mengandalkan
NASIONAL
MEDAN Polres Tebing Tinggi menangkap seorang pemuda berinisial DV (22) di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara. DV diduga m
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil BYD Denza dan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepat di de
PERISTIWA
LANGKAT Tiga rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ludes terbakar menjela
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumut untuk membantu upaya
PEMERINTAHAN