AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, pada Jumat (15/8/2025). Penggeledahan dilakukan di kediaman pribadi Gus Yaqut yang berlokasi di Jakarta Timur. Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi distribusi kuota haji tahun 2024.
"Tim juga melakukan penggeledahan di rumah saudara YCQ yang berlokasi di daerah Jakarta Timur," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Jumat (15/8).
Menurut Budi, penggeledahan masih berlangsung hingga Jumat malam. Pihaknya belum bisa mengungkapkan barang bukti apa saja yang diamankan dalam proses tersebut. Ia menyebut, detail hasil penggeledahan akan disampaikan setelah proses selesai.
Selain rumah Gus Yaqut, tim penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di kediaman seorang ASN Kementerian Agama di kawasan Depok, Jawa Barat. Dari lokasi tersebut, disita satu unit mobil yang diduga terkait perkara.
"Penggeledahan ini dilakukan dalam rangka pencarian alat bukti yang dibutuhkan untuk membuat terang perkara," ujar Budi.
Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK saat ini tengah menyidik dugaan penyelewengan distribusi kuota haji tahun 2024. Masalah bermula dari pemberian tambahan 20 ribu kuota haji oleh Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia pada 2023 setelah kunjungan Presiden Joko Widodo.
Namun, distribusi kuota tambahan tersebut diduga tidak sesuai aturan. Seharusnya, pembagian dilakukan 92% untuk haji reguler dan 8% untuk haji khusus. Namun realisasinya justru dibagi rata, yakni 50% untuk masing-masing kategori.
Akibat pergeseran kuota ini, negara diduga mengalami kerugian lebih dari Rp1 triliun. Dana yang seharusnya masuk ke negara melalui jemaah reguler justru mengalir ke pihak swasta, khususnya biro travel haji khusus.
Langkah Pencegahan dan Penggeledahan
Sejauh ini, KPK telah melakukan pencegahan ke luar negeri terhadap tiga orang yang diduga terkait dalam perkara ini, yakni:
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas
Mantan Staf Khusus Menag, Ishfah Abidal Aziz
Bos biro travel Maktour, Fuad Hasan Masyhur
KPK juga sebelumnya telah menggeledah beberapa lokasi penting, antara lain rumah Ishfah Abidal Aziz, kantor Kementerian Agama, dan kantor travel Maktour. Dari penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu unit mobil, dokumen aset properti, serta bukti elektronik.
Respons Gus Yaqut
Hingga berita ini diterbitkan, Gus Yaqut belum memberikan keterangan langsung terkait penggeledahan rumahnya. Namun melalui juru bicaranya, Anna Hasbie, ia menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan siap untuk bersikap kooperatif.*
(kp/j006)
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN