INALUM Dorong Kepedulian Lingkungan Lewat Kompetisi Jurnalistik IN-Journal 2026
BATU BARA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan dunia jurnalistik dengan m
NASIONAL
JAKARTA – Perselingkuhan bukanlah fenomena baru.
Namun yang selalu menarik perhatian publik adalah pertanyaan: mengapa seseorang yang tampaknya memiliki hidup ideal, keluarga harmonis, karier mapan, dan reputasi baik, justru mengambil risiko besar untuk menjalani hubungan terlarang?
Pertanyaan tersebut kembali mengemuka setiap kali muncul kasus perselingkuhan publik figur atau tokoh masyarakat yang ramai diperbincangkan di media.
Menurut Lisa Oake, seorang konselor eksekutif dan terapis pasangan, pelaku perselingkuhan pada umumnya bukanlah sosok jahat atau pribadi bermasalah.
Sebaliknya, mereka adalah individu yang selama ini dikenal bertanggung jawab, pekerja keras, bahkan penuh kasih dalam peran sosial dan keluarganya.
"Dalam kehidupan setiap orang, ada saat ketika api dalam dirinya padam. Lalu ia menyala kembali karena pertemuan dengan manusia lain," ujar Oake.
Pernyataan itu menjadi kunci untuk memahami bahwa perselingkuhan sering kali tidak dimulai dari niat jahat, melainkan dari gejolak batin yang lama terpendam.
Berikut lima alasan umum yang sering menjadi pemicu seseorang berselingkuh, menurut Oake:
1. Selalu Menjadi "Orang Baik"
Banyak individu dibesarkan untuk selalu mematuhi norma: menyenangkan orang tua, belajar tekun, menikah, dan hidup sesuai ekspektasi.
Namun dalam proses tersebut, mereka sering kali kehilangan kesempatan untuk mengenal jati dirinya sendiri.
Ketika perasaan hampa muncul, terutama di usia paruh baya, hubungan terlarang bisa terasa seperti jawaban atas kekosongan tersebut, sebuah pencarian jati diri yang telah lama terpendam.
BATU BARA PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan dunia jurnalistik dengan m
NASIONAL
MEDAN Nama mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Muhammad Faisal Hasrimy, akhirnya ikut terseret dalam sidang lanjutan perkara dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) online di Kabupaten Batu Bara menuai keluhan. Hingga Sabtu, 20 Juni 2026, hasil seleksi ya
PENDIDIKAN
TOBA Danau Toba bukan sekadar danau terbesar di Indonesia. Danau yang terbentuk dari letusan supervulkanik sekitar 74.000 tahun lalu ini m
PARIWISATA
TAPUT Dua mantan Bupati Tapanuli Utara (Taput) berinisial REN dan NN dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Ketua Perkump
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Ketua Forum Masyarakat Transparansi Sumatera Utara (FORMATSU), Rudy Harmoko SH, meminta Pemerintah Kabupaten Batu Bara dan DPR
NASIONAL
MEDAN Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (PTI) atau Smartboard senilai Rp29,5 miliar di Dinas Pendidi
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya angkat bicara terkait isu yang menyebut dirinya akan segera bergabung dengan Parta
POLITIK
JAKARTA Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menanggapi penangkapan dan penahanan Roy Suryo serta Tyassuma Tifauzia atau dokt
HUKUM DAN KRIMINAL
MALANG Gelombang dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengemuka di Kota Malang, Jawa Timur. Ribuan massa yang terdiri da
PERISTIWA