PRABUMULIH — Nama Wali Kota Prabumulih, Arlan, menjadi sorotan publik setelah mencuat isu pencopotan Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, yang ramai dibicarakan masyarakat dan viral di media sosial.
Menanggapi kabar tersebut, Arlan akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @cak.arlan_official, pada Rabu (17/9/2025). Ia menegaskan bahwa informasi mengenai pemindahan Roni adalah hoaks dan tidak benar.
"Saya sebagai Wali Kota Prabumulih meminta maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat Prabumulih. Berita-berita hoaks yang mengatakan Pak Roni sudah diganti dan dipindahkan ke sekolah lain itu tidak benar. Saya belum memindahkan Pak Roni," tegas Arlan.
Klarifikasi Terkait Teguran dan Isu Anak Bawa Mobil
Arlan mengakui bahwa dirinya memang sempat menegur Roni menyusul adanya masalah internal di sekolah, yang menyebabkan sejumlah siswa merasa tidak nyaman. Namun ia menegaskan bahwa guru yang terlibat dalam kasus tersebut sudah lebih dulu dipindahkan.
"Saya memanggil Pak Roni, menegurnya, agar jangan sampai terjadi lagi. Guru yang terlibat sudah dipindahkan sekitar satu minggu lalu," jelas Arlan.
Ia juga membantah isu lain yang menyebutkan bahwa anaknya membawa mobil ke sekolah dan hal itu menjadi alasan pencopotan Roni.
"Itu hoaks. Anak saya diantar, bukan membawa mobil sendiri," ujarnya.
Pria kelahiran 30 Maret 1975 ini dikenal sebagai pengusaha karet sukses sebelum terjun ke dunia politik. Ia terpilih sebagai Wali Kota Prabumulih bersama Franky Nasril dalam Pilkada 2024.
Arlan juga sempat viral karena mengajak keempat istrinya berkampanye saat masa pilkada, mencuri perhatian publik di media sosial.
Dalam dunia pendidikan, ia menempuh SMA pada tahun 2014 di Prabumulih dan kini tengah menjalani kuliah di Universitas Sjakhyakirti Palembang, jurusan Ilmu Hukum.
Seruan untuk Bijak Konsumsi Informasi
Menutup klarifikasinya, Arlan mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya hoaks, dan tetap menunggu informasi resmi dari pemerintah kota atau sumber terpercaya.
"Jangan langsung percaya informasi dari media sosial sebelum dikonfirmasi. Kita semua harus ikut menjaga suasana kondusif di Prabumulih," pungkasnya.*