Airlangga Ungkap RI Kekurangan Insinyur, Industri Digital Butuh 150 Ribu Tenaga Ahli Baru
JAKARTA Pemerintah menyatakan Indonesia masih membutuhkan tambahan sekitar 150 ribu insinyur dalam beberapa tahun ke depan guna mendukun
EKONOMI
SUMATERA UTARA- Provinsi Sumatera Utara bersiap menjadi salah satu wilayah pionir pengolahan sampah menjadi energi listrik di Indonesia.
Melalui proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dimulai pada 2026, pemerintah berupaya mengubah tumpukan sampah di Medan Raya menjadi sumber energi terbarukan, sekaligus menekan krisis lingkungan akibat penumpukan limbah kota.
Program PSEL Medan Raya merupakan bagian dari program strategis nasional yang dilaksanakan di 10 kabupaten/kota di Indonesia.
Baca Juga:
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumut, Heri W. Marpaung, mengatakan program ini akan menjadi solusi permanen bagi persoalan klasik pengelolaan sampah perkotaan.
"PSEL menjadi solusi untuk mengatasi masalah penumpukan sampah di perkotaan. Pelaksanaannya dimulai 2026. Ini tugas bersama agar masyarakat juga memahami pentingnya program ini," ujar Heri saat temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu, 12 November 2025.
Sebagai langkah konkret, Pemprov Sumut, Wali Kota Medan Rico Waas, dan Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan telah menandatangani Kesepakatan Bersama Pemanfaatan Sampah Menjadi Energi Listrik pada 6 November 2025.
Data Dinas LHK Sumut mencatat, Kota Medan menghasilkan 1.200–1.700 ton sampah per hari, sedangkan Deliserdang menambah sekitar 1.400 ton per hari.
Seluruhnya akan diolah di fasilitas PSEL Medan Raya yang berlokasi di TPA Terjun, dengan perluasan area sebesar 5 hektare.
Pembangunan proyek ini juga selaras dengan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034, yang menargetkan peningkatan porsi energi baru terbarukan hingga 51 persen.
"PSEL Medan Raya diharapkan menambah pasokan listrik hijau di Sumut. Saat ini akses listrik rumah tangga sudah mencapai 99,81 persen," jelas Heri.
PSEL akan mengolah sampah non-daurlang menjadi listrik, panas, dan bahan bakar alternatif, menekan emisi karbon sekaligus menciptakan lapangan kerja hijau di sektor energi dan pengelolaan limbah.
Pemprov Sumut telah mengirimkan surat dukungan resmi ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) terkait pembangunan PSEL Medan Raya.
JAKARTA Pemerintah menyatakan Indonesia masih membutuhkan tambahan sekitar 150 ribu insinyur dalam beberapa tahun ke depan guna mendukun
EKONOMI
JAKARTA Ulama Yahya Zainul Ma&039arif atau yang dikenal sebagai Buya Yahya mengajak masyarakat untuk mendoakan Presiden Prabowo Subian
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar mengajukan permohonan praperadilan terkait penetapan dirinya sebagai tersangka dalam p
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah memastikan ketahanan pangan nasional masih dalam kondisi aman meski ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat a
EKONOMI
MEDAN Memaknai bulan suci Ramadan 2026, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mendorong masyarakat menanamkan semangat gotong royo
PEMERINTAHAN
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 turun menjadi US 151,9 miliar atau sekit
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan kembali melaksanakan Safari Ramadan, kali ini menjangkau masjid yang berada di lingkungan permukiman, termas
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendorong penguatan dan pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) di sel
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Surya, menyambut baik keputusan Pemerintah Pusat yang menambah alokasi dana transfer ke dae
PEMERINTAHAN
SEI RAMPAH Antrean panjang kendaraan terjadi sejak subuh di SPBU nomor 14.205.1139, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdan
NASIONAL