Pemprov Bali Siapkan Penyertaan Modal ke BPD Bali, Perkuat UMKM dan Layanan Keuangan
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster memaparkan Raperda Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangun
EKONOMI
MEDAN - Operasi Zebra Toba 2025 yang digelar Polda Sumatera Utara memasuki hari ke-10 pada Rabu, 26 November 2025.
Sejak dimulai, operasi ini berjalan kondusif dan dianggap memenuhi target peningkatan ketertiban serta keselamatan berlalu lintas di berbagai wilayah Sumut.
Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut menempatkan edukasi sebagai prioritas utama.Baca Juga:
Beragam kegiatan sosialisasi dilakukan terhadap komunitas kendaraan, pelajar, pekerja hingga masyarakat umum.
Pendekatan ini disebut menjadi kunci penguatan kesadaran tertib berlalu lintas di tingkat akar rumput.
Selain edukasi, petugas memperketat pengawasan di lapangan.
Pemeriksaan kendaraan berat seperti truk dan bus dilakukan melalui ramp check, termasuk pengecekan kelengkapan kendaraan, administrasi pengemudi, serta identitas pelajar dan pekerja yang melintas.
Langkah ini diambil untuk menekan potensi kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar yang kerap mendominasi ruas jalan nasional.
Meski mengedepankan pencegahan, penegakan hukum tetap diberlakukan secara selektif.
Data Polda Sumut menyebut penindakan didominasi oleh ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dengan 85 kasus ETLE statis dan 43 ETLE mobile, tanpa satupun tilang manual.
Sementara teguran simpatik mencapai 911 kasus, sehingga total penegakan tercatat 1.039 kasus.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan Operasi Zebra Toba 2025 tahun ini diarahkan pada pendekatan humanis.
"Kami mengutamakan preemtif dan preventif. Akar permasalahan lalu lintas selalu dimulai dari pelanggaran. Karena itu, edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi strategi utama," ujarnya.
Ferry menegaskan bahwa tujuan operasi bukan hanya menindak pelanggar, melainkan memberi rasa aman dan memastikan kelancaran mobilitas publik.
"Seluruh personel bekerja sesuai standar HTCK. Kami berharap masyarakat merasakan dampak langsung operasi ini, khususnya peningkatan keselamatan di jalan," katanya.
Operasi Zebra Toba 2025 akan berlangsung hingga akhir masa pelaksanaan.
Polda Sumut berharap pendekatan edukasi dan pengawasan terukur dapat memberikan perubahan signifikan pada budaya disiplin lalu lintas di Sumatera Utara.
Operasi Zebra Toba 2025 yang digelar Polda Sumatera Utara memasuki hari ke-10 pada Rabu, 26 November 2025.
Sejak dimulai, operasi ini berjalan kondusif dan dianggap memenuhi target peningkatan ketertiban serta keselamatan berlalu lintas di berbagai wilayah Sumut.
Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut menempatkan edukasi sebagai prioritas utama.
Beragam kegiatan sosialisasi dilakukan terhadap komunitas kendaraan, pelajar, pekerja hingga masyarakat umum.
Pendekatan ini disebut menjadi kunci penguatan kesadaran tertib berlalu lintas di tingkat akar rumput.
Selain edukasi, petugas memperketat pengawasan di lapangan.
Pemeriksaan kendaraan berat seperti truk dan bus dilakukan melalui ramp check, termasuk pengecekan kelengkapan kendaraan, administrasi pengemudi, serta identitas pelajar dan pekerja yang melintas.
Langkah ini diambil untuk menekan potensi kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar yang kerap mendominasi ruas jalan nasional.
Meski mengedepankan pencegahan, penegakan hukum tetap diberlakukan secara selektif.
Data Polda Sumut menyebut penindakan didominasi oleh ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dengan 85 kasus ETLE statis dan 43 ETLE mobile, tanpa satupun tilang manual.
Sementara teguran simpatik mencapai 911 kasus, sehingga total penegakan tercatat 1.039 kasus.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan Operasi Zebra Toba 2025 tahun ini diarahkan pada pendekatan humanis.
"Kami mengutamakan preemtif dan preventif. Akar permasalahan lalu lintas selalu dimulai dari pelanggaran. Karena itu, edukasi dan kesadaran masyarakat menjadi strategi utama," ujarnya.
Ferry menegaskan bahwa tujuan operasi bukan hanya menindak pelanggar, melainkan memberi rasa aman dan memastikan kelancaran mobilitas publik.
"Seluruh personel bekerja sesuai standar HTCK. Kami berharap masyarakat merasakan dampak langsung operasi ini, khususnya peningkatan keselamatan di jalan," katanya.
Operasi Zebra Toba 2025 akan berlangsung hingga akhir masa pelaksanaan.
Polda Sumut berharap pendekatan edukasi dan pengawasan terukur dapat memberikan perubahan signifikan pada budaya disiplin lalu lintas di Sumatera Utara.*
(um)
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster memaparkan Raperda Provinsi Bali tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah kepada PT Bank Pembangun
EKONOMI
JAKARTA TIMUR Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB) menggelar roadshow penyuluhan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Sekolah (PPKS
PENDIDIKAN
PADANGSIDIMPUAN Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Tapanuli Selatan menggelar pertandingan amal untuk membantu korban bencana banjir bandan
OLAHRAGA
SOLO Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi) mengonfirmasi telah menerima kunjungan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di kediamannya beberapa
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBRANA Kepolisian Resor Jembrana mulai mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran melalui Rapat Koordinasi Awal Pengamanan Ope
NASIONAL
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menyusun langkah strategis peningkatan kualitas dan akses layanan hukum melalui Rapat Ren
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri, Sugiono, menyatakan pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan terkait dua Warga Negara Indonesia (WN
PERISTIWA
JAKARTA Keberadaan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, selama 24 hari di Prancis pada bulan September 2024 menuai sorotan publik.
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menegaskan komitmennya dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) dan peningkatan kinerja org
NASIONAL
JAKARTA Komisi Informasi Pusat (KIP) memutuskan bahwa salinan ijazah Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), merupakan informasi terbuka
HUKUM DAN KRIMINAL