Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
BITVONLINE.COM– Indonesia tetap mempertahankan pasukan TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, yaitu United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Rolliansyah Soemirat menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung misi pemeliharaan perdamaian di wilayah tersebut.
Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat (22/11/2024), Rolliansyah menyampaikan bahwa Indonesia tetap berkomitmen mendukung keberlanjutan misi perdamaian yang dijalankan oleh PBB, yang melibatkan ribuan personel dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Pasukan Indonesia yang saat ini berjumlah 1.230 personel, tetap menjalankan tugas sesuai dengan arahan dari Force Commander UNIFIL, dengan selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan.
“Indonesia sesuai amanat konstitusi tetap mendukung penuh Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB di Lebanon. Keberadaan pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon mencerminkan kontribusi besar Indonesia dalam menciptakan stabilitas dan perdamaian dunia,” ujar Rolliansyah.
Sampai saat ini, pasukan Indonesia yang tergabung dalam UNIFIL berada dalam kondisi sehat dan terus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Meski begitu, Indonesia tetap memprioritaskan keselamatan para personel yang terlibat, dengan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan keamanan mereka di wilayah yang rawan konflik tersebut.
Selain itu, pihak Indonesia juga melakukan komunikasi intensif dengan PBB dan negara-negara terkait untuk memastikan misi perdamaian ini dapat berjalan dengan lancar. Komitmen Indonesia untuk mempertahankan kehadiran pasukan perdamaian di Lebanon ini menjadi bukti nyata dari tekad Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia.
Lebanon, yang telah lama dilanda ketegangan dan konflik regional, mendapat perhatian besar dari dunia internasional. Indonesia, yang merupakan kontributor terbesar pasukan penjaga perdamaian di UNIFIL, berkomitmen untuk terus mendukung PBB dalam upaya menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah tersebut. Misi ini sekaligus menegaskan peran aktif Indonesia dalam diplomasi global untuk menciptakan dunia yang lebih damai.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, memastikan bahwa seluruh upaya untuk memastikan keselamatan personel TNI di Lebanon akan terus dilakukan, dengan komunikasi yang terus terjalin dengan pihak-pihak terkait, baik di tingkat PBB maupun dengan negara-negara sekutu.
(JOHANSIRAIT)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL