Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
BITVONLINE.COM– Pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Brasil, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya gencatan senjata di dua wilayah konflik, Gaza dan Ukraina, yang tengah menjadi sorotan dunia internasional. Dalam pernyataannya pada sesi pertama KTT G20 pada Selasa (19/11/2024), Prabowo menyampaikan bahwa masalah ekonomi global sangat erat kaitannya dengan isu geopolitik, dan menyelesaikan konflik-konflik yang sedang berlangsung merupakan langkah penting untuk mewujudkan perdamaian dan stabilitas dunia.
Prabowo menyebutkan bahwa Indonesia, yang berkomitmen mendukung negara-negara di belahan bumi selatan, menilai bahwa gencatan senjata di Gaza dan Ukraina merupakan langkah mendesak. Ia mengajak seluruh negara anggota G20 untuk bersama-sama mendesak tercapainya gencatan senjata di kedua kawasan tersebut.
“Kami mendesak gencatan senjata segera di Ukraina dan di Gaza. Jangan ragu untuk maju dan mendesak para peserta di kawasan untuk mencapai tujuan kita,” tegas Prabowo dalam pernyataannya.
Presiden Indonesia itu juga menekankan bahwa konflik-konflik yang terus berlanjut di berbagai belahan dunia, termasuk di Timur Tengah dan Eropa Timur, berdampak langsung pada ekonomi global, yang melibatkan kemiskinan dan kelaparan. Prabowo menyoroti bahwa hanya dengan tercapainya perdamaian dan stabilitas, dunia dapat menghadapi tantangan besar dalam mengatasi masalah kemiskinan yang meluas serta kelaparan yang masih menghantui banyak negara.
“Masalah ekonomi tidak dapat dipisahkan dari urusan geopolitik dan masalah geopolitik. Kami telah membahas peran konflik dalam lanskap internasional saat ini,” ujar Prabowo. Ia mengingatkan bahwa kerja sama internasional dalam menyelesaikan permasalahan konflik akan sangat menentukan keberhasilan upaya global untuk menciptakan perdamaian dan kesejahteraan.
Prabowo menekankan, dengan kekuatan kolektif yang dimiliki negara-negara G20, dunia dapat memperkuat upaya multilateral dalam menyelesaikan masalah-masalah yang lebih besar, seperti kemiskinan dan kelaparan, yang saat ini menjadi prioritas global.
Selain itu, Presiden Indonesia juga berbicara mengenai pentingnya posisi negara-negara G20 dalam mendukung perdamaian dunia. Prabowo berharap para pemimpin dunia yang hadir dalam KTT G20 ini akan sepakat untuk mengutamakan diplomasi dalam menyelesaikan sengketa dan menanggulangi masalah yang mengancam stabilitas internasional.
(JOHANSIRAIT)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL