BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Menteri LH Tegaskan Bahaya Insinerator Mini: Lebih Baik Sampah Menggunung

Abyadi Siregar - Jumat, 16 Januari 2026 14:14 WIB
Menteri LH Tegaskan Bahaya Insinerator Mini: Lebih Baik Sampah Menggunung
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, bersama rombongan yang melihat proses pengolahan sampah organik di TPS Pasar Caringin, Kota Bandung, Jumat (16/1/2026). (foto: IDN Times/Debbie Sutrisno)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG – Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa insinerator mini yang digunakan untuk membakar sampah justru lebih berbahaya daripada sampah itu sendiri.

Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Caringin, Kota Bandung, Jumat (16/1/2026).

"Emisi yang dihasilkan lebih berbahaya daripada sampah itu sendiri. Lebih baik sampah menggunung daripada menjadi emisi berbahaya yang tidak bisa kita kendalikan," kata Hanif.

Baca Juga:

Ia menekankan, gas berbahaya hasil pembakaran bisa berdampak pada kesehatan manusia, termasuk sifat karsinogenik dan gangguan paru-paru.

Polutan semacam ini bahkan bisa bertahan hingga 20 tahun dan tidak ada masker, kecuali N95, yang bisa sepenuhnya melindungi dari paparan.

Hanif menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mendukung Kota Bandung dalam menuntaskan persoalan sampah.

Penanganan harus dimulai dari dua sumber utama: pengelola kawasan dan rumah tangga.

Pengelola kawasan, termasuk pasar, hotel, restoran, apartemen, hingga gedung pemerintahan, wajib mengelola sampah sesuai UU No. 18 Tahun 2008 Pasal 13.

"Sosialisasi dan peringatan tidak cukup. Penegakan hukum harus berjalan seiring. Jika pengelola kawasan tidak memenuhi kewajiban, sanksi administratif maupun pidana bisa dikenakan," ujar Hanif.

Selain itu, pemerintah mendorong masyarakat aktif dalam pengelolaan sampah melalui Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) berbasis prinsip 3R (reduce, reuse, recycle).

Saat ini sekitar 300 fasilitas telah berjalan, namun jumlahnya masih dianggap kurang.

Hanif juga mendorong pengembangan fasilitas pengurangan sampah seperti Refuse Derived Fuel (RDF) dan Pengolahan Sampah berbasis Energi Listrik (PSEL).

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
LIPPSU Soroti Dugaan Jual Beli Lahan Konsesi Tambang Agincourt Resources di Tapsel, Desak APH Usut Aktor Utama
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Jumat 16 Januari 2026: Seluruh Wilayah Hujan Ringan
KPAI Catat 2.031 Kasus Pelanggaran Hak Anak di 2025, Pelaku Terbanyak Orang Tua
Kawal Transisi Energi, Kemenkum Bali Soroti Kepastian Regulasi Virtual Power Plant
Pertamina dan Penugasan Energi ke AS: KPK Sebut Potensi Korupsi Jika Aturan Tak Kuat
Prakiraan Cuaca Jawa Barat Hari Ini, Kamis 15 Januari 2026: Beberapa Wilayah Hujan Petir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru