BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

Aceh Masih Darurat, Ribuan Keluarga Bertahan di Huntara Dua Bulan Setelah Banjir

Adam - Jumat, 16 Januari 2026 21:25 WIB
Aceh Masih Darurat, Ribuan Keluarga Bertahan di Huntara Dua Bulan Setelah Banjir
Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin. (Foto: Dok. kabartamiang)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Sekitar 155.193 jiwa atau 49.800 kepala keluarga di Aceh masih bertahan di pengungsian, dua bulan setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025.

Pemerintah gencar membangun hunian sementara (huntara) sebagai upaya pemulihan.

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, menyebut pengungsi tersebar di 988 titik lokasi pengungsian di berbagai kabupaten dan kota.

Baca Juga:

Kabupaten Aceh Utara menempati urutan tertinggi dengan 67.876 jiwa, diikuti Aceh Tamiang (26.040 jiwa), Gayo Lues (19.906 jiwa), dan Pidie Jaya (14.794 jiwa).

Selain itu, pengungsi tercatat di Aceh Timur (8.507 jiwa), Aceh Tengah (8.021 jiwa), Bireuen (5.895 jiwa), Bener Meriah (2.116 jiwa), Nagan Raya (1.763 jiwa), Lhokseumawe (138 jiwa), dan Pidie (137 jiwa).

Bencana ini menimbulkan kerusakan signifikan pada permukiman.

Dari 148.819 unit rumah terdampak, 64.740 rusak ringan, 40.114 rusak sedang, dan 29.755 rusak berat atau hilang. Pendataan lebih rinci mencatat 14.210 unit rumah rusak berat dan 1.942 unit hilang.

"Pemerintah bersama unsur terkait terus mempercepat pembangunan huntara, sembari menyiapkan hunian tetap (huntap) bagi warga yang masih mengungsi," ujar Murthalamuddin,Jumat, 16 Januari 2026.

Di Aceh Tengah, 24 desa masih terisolir akibat longsor dan putusnya jembatan, termasuk di Kecamatan Bintang, Ketol, Silih Nara, Rusip Antara, dan Linge. Total penduduk terdampak di wilayah ini mencapai 10.914 jiwa.

Pemerintah terus melakukan pemulihan akses, antara lain melalui pembukaan jalur darat sementara dan perbaikan infrastruktur.

"Upaya penanganan terus dilakukan secara bertahap agar akses masyarakat kembali normal, terutama di desa-desa yang masih terisolir," tambah Murthalamuddin.*

(mt/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jembatan Bailey Baroh Bugeng Rampung, Akses Warga Nurussalam Kembali Lancar
Pemerintah Kejar Pembangunan Hunian, Warga Aceh & Sumut Dipastikan Bebas Tenda Sebelum Ramadan
Menteri PU Pastikan Sumatera Sudah Aman, Tak Ada Lagi Daerah Terisolasi Pascabencana
Sekda Aceh Apresiasi MER-C, Penanganan Bencana Terus Diperkuat
Pemerintah Gelontorkan Rp 59 Miliar untuk Rehabilitasi Pertanian Pasca Bencana di Sumatera, Petani Tapteng Siap Dilibatkan Padat Karya
Wakapolda Aceh Hadiri Peringatan Isra Mikraj di Masjid Raya Baiturrahman, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru