BREAKING NEWS
Kamis, 22 Januari 2026

BGN Pastikan Gaji 32.000 PPPK MBG Bersumber dari APBN, Rekrutmen Dimulai Februari 2026

Adam - Selasa, 20 Januari 2026 19:28 WIB
BGN Pastikan Gaji 32.000 PPPK MBG Bersumber dari APBN, Rekrutmen Dimulai Februari 2026
Badan Gizi Nasional (BGN). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) yang direkrut untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut alokasi anggaran SDM BGN pada 2026 mencapai Rp7,1 triliun, termasuk untuk pembayaran gaji PPPK.

"Alokasi gaji P3K berasal dari APBN yang dikelola BGN," kata Dadan seusai Rapat Dengar Pendapat Komisi IX DPR, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Baca Juga:

Anggaran tersebut telah disetujui oleh Komisi IX DPR dan termasuk dalam belanja pegawai kode 5.1 yang diperuntukkan bagi PPPK.

Dadan menjelaskan, ketidaktersediaan anggaran SDM BGN senilai Rp1,5 triliun pada 2025 disebabkan proses pembentukan ASN PPPK BGN baru terealisasi pada 2026.

Selain itu, perubahan kode belanja dari 5.1 ke 5.2 tidak bisa dilakukan secara otomatis sehingga anggaran dikembalikan ke kas negara.

Sebanyak 32.000 PPPK akan mulai ditempatkan pada Februari 2026 di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

Setiap SPPG akan menampung tiga pegawai BGN: satu kepala SPPG, satu tenaga ahli gizi, dan satu akuntan.

Posisi-posisi ini ditempatkan di SPPG yang dimiliki oleh mitra pelaksana, namun pegawai BGN bertanggung jawab memastikan operasional dan tata kelola keuangan berjalan sesuai aturan.

"Sejak awal proses rekrutmen, para pegawai ini dijanjikan berstatus PPPK. Seleksi dilakukan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT)," jelas Dadan.

Saat ini, calon PPPK tengah melengkapi administrasi, dengan penetapan status ASN dijadwalkan pada 1 Februari 2026.

Meski demikian, Dadan mengakui belum semua SPPG memiliki tenaga ahli gizi dan akuntan berstatus ASN.

Untuk itu, BGN berencana membuka rekrutmen PPPK periode berikutnya khusus untuk posisi gizi dan akuntansi.

Proses pendaftaran akan dikelola secara internal BGN dan tidak digabung dengan rekrutmen PPPK nasional.

Langkah ini diharapkan memperkuat operasional MBG sekaligus memastikan tata kelola pegawai dan keuangan berjalan profesional dan transparan.*


(bi/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Terkuak! Anggaran Proyek Chromebook Kemendikbud Disebut Capai Triliunan Rupiah
Kepala BGN: Hingga 20 Januari, Anggaran MBG Terserap Hampir Rp18 Triliun
Kanwil Kemenkum Bali Gelar Sosialisasi SKP ASN untuk Tingkatkan Profesionalisme
Wali Kota Madiun Maidi Ditangkap KPK Bersama 2 ASN dan 6 Pihak Swasta
Pemko Medan Resmi Cabut Program One Day No Car untuk ASN, Ini Alasannya
Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Asahan Pimpin Apel Perdana Hari Kesadaran Nasional 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru