"Sungai yang tadinya penuh sedimen sehingga air tidak bisa mengalir, kini telah dibersihkan menggunakan alat berat, dan sedimentasi dimanfaatkan sebagai tanggul sementara. Dengan begitu, jika terjadi banjir lagi, tanggul ini bisa menahan aliran air," ujar Tito dalam rilis pers.
Tito menyampaikan bahwa pendekatan ini dapat menjadi model yang direplikasi di daerah terdampak bencana lain, termasuk Aceh, Sumatera Barat, dan Sumut.
Ia mengapresiasi kerja sama pemerintah daerah, TNI-Polri, kementerian terkait, dan relawan dalam mendorong pemulihan pascabencana.
Selain normalisasi sungai, Tito juga meninjau pemulihan infrastruktur pendidikan di Tapteng.
Siswa dan guru sempat melaksanakan proses belajar mengajar di tenda darurat yang disediakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Tito berharap sekolah-sekolah terdampak dapat segera pulih agar kegiatan belajar berjalan normal.
"Teman-teman TNI, relawan, dan murid-murid bergerak gotong royong. Terima kasih kepada semua pihak. Kita dorong normalisasi sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali optimal secepat mungkin," tandas Tito.*
(k/dh)
Editor
: Adam
Sungai Bersih dan Sekolah Pulih, Tito Karnavian Apresiasi Upaya Pemulihan Pascabencana di Tapteng