Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Kepolisian Republik Indonesia (Polri) lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat.
Hal itu disampaikan saat menghadiri peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta peletakan batu pertama 1.007 SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
"Sebagaimana tentara Indonesia lahir dari rakyat, harus selalu menjadi tentara rakyat. Polisi kita lahir dari rakyat, harus selalu menjadi polisi rakyat," ujar Prabowo dalam pidatonya.Baca Juga:
Menurut Presiden, setiap negara memiliki sejarah dan tradisinya masing-masing, termasuk dalam pembentukan institusi kepolisian.
Ia menekankan bahwa Polri memiliki akar sejarah yang kuat karena lahir dalam masa perjuangan kemerdekaan.
"Polisi kita lahir dalam kancah perang kemerdekaan. Polisi kita angkat senjata untuk kemerdekaan," kata dia.
Prabowo menilai kehadiran negara di wilayah terpencil pertama-tama diwujudkan melalui aparat TNI dan Polri.
Karena itu, kedua institusi tersebut memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik.
"Yang pertama dilihat rakyat di tempat terpencil adalah polisi dan tentara. Kehadiran negara diwujudkan dari tentara dan polisi," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengapresiasi kerja keras TNI-Polri dalam menangani bencana di Sumatera beberapa waktu lalu.
Ia menyebut aparat bekerja tanpa lelah membantu masyarakat terdampak.
"Bencana kemarin itu musibah bagi kita. Tapi rakyat bisa melihat TNI dan Polri habis-habisan terjun untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat," katanya.
Presiden mengaku menyaksikan langsung dedikasi personel di lapangan, bahkan ada yang hampir satu bulan tidak kembali ke rumah demi menjalankan tugas kemanusiaan.
Namun, Prabowo juga menyinggung adanya pihak tertentu yang dinilainya memanfaatkan situasi bencana untuk membangun opini negatif terhadap pemerintah.
"Ada orang-orang politik tertentu seolah-olah girang dengan bencana, ingin menciptakan ketidakpercayaan kepada pemerintah dan Republik Indonesia," ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah bersama seluruh unsur kekuatan negara terus bahu-membahu menangani dampak bencana hingga kondisi berangsur terkendali.
Di akhir pidatonya, Prabowo menyampaikan terima kasih atas pengabdian TNI dan Polri kepada bangsa dan negara.
"Saya terima kasih TNI dan Polri, sungguh saya terima kasih," ucapnya.*
(kp/ad)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA