Rudy Hermanto Soroti Internal PDIP Sumut, Desak DPP Turun Tangan Benahi Kondisi Partai
MEDAN Politisi PDI Perjuangan Rudy Hermanto menyoroti kondisi internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Utara yang dise
POLITIK
JAKARTA – Sejumlah ulama dan tokoh masyarakat menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Acara tersebut menjadi momentum silaturahmi antara pemerintah dengan para tokoh agama di bulan Ramadan.
Pantauan di lokasi, sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Subki Al Bughury, Dedeh Rosidah yang dikenal sebagai Mamah Dedeh, Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya, Ketua Dewan Pembina Majelis Rasulullah Nabiel bin Fuad Al Musawa, serta Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie.Baca Juga:
Subki Al Bughury mengatakan dirinya menerima undangan untuk menghadiri silaturahmi sekaligus buka puasa bersama di Istana.
Namun ia mengaku belum mengetahui apakah akan ada pembahasan khusus dalam pertemuan tersebut.
"Kalau di sini alhamdulillah untuk buka puasa bersama. Undangannya silaturahmi dan buka puasa bersama," kata Subki sebelum acara dimulai.
Ia juga belum mengetahui apakah akan ada diskusi terkait situasi geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, Subki menyatakan siap memberikan pandangan apabila diperlukan.
"Kalau memang nanti pendapat kita dibutuhkan, ya pasti kita membantu," ujarnya.
Subki menambahkan bahwa saat ini dirinya lebih fokus pada aktivitas membawa jemaah umrah.
Menurut dia, konflik yang terjadi di Timur Tengah turut berdampak pada perjalanan jemaah, termasuk kendala penerbangan.
"Saya lagi fokus jemaah yang mau berangkat. Yang saya inginkan adalah perdamaian supaya jemaah yang tertahan bisa pulang dan yang belum berangkat bisa berangkat," katanya.
Sementara itu, Buya Yahya mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum menghadirkan kedamaian dan kebaikan.
"Ramadan ini kita jadikan Ramadan kebaikan, Ramadan damai, Ramadan keindahan," kata Buya Yahya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mendoakan para pemimpin negara agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Menurutnya, memimpin negara merupakan tanggung jawab yang tidak ringan.
"Menjadi presiden itu tidak gampang, berat. Kita harus banyak mendoakan pemimpin kita agar sukses menjalankan tugas," ujarnya.
Buya Yahya menilai kondisi Indonesia saat ini relatif kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas pribadi, keluarga, maupun sosial dengan baik.
"Indonesia nyaman. Kita bisa menjalankan kewajiban pribadi, keluarga, dan kemasyarakatan dengan baik," katanya.*
(in/ad)
MEDAN Politisi PDI Perjuangan Rudy Hermanto menyoroti kondisi internal Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sumatera Utara yang dise
POLITIK
SURABAYA Dugaan korupsi pengelolaan keuangan Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) memasuki babak baru. Kejaksaan Ti
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjadi sorotan setelah meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumut saat agenda pengambilan kep
POLITIK
JAKARTA Penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tanpa mengenakan rompi tahanan dan borgol m
NASIONAL
JAKARTA Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan pada perdagangan pekan ini meski pasar masih dibayangi senti
EKONOMI
JAKARTA Perbedaan perlakuan terhadap dua tersangka kasus dugaan korupsi menjadi sorotan publik. Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Kh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Sabtu (25/7/2026). Harga emas Antam
EKONOMI
JAKARTA Nama Febri Diansyah kembali menjadi perhatian publik setelah resmi mendampingi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam
NASIONAL
JAKARTA Dewan Pers merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kelompok kritis, termasuk wartawan, jurnalis, pengamat,
POLITIK
JAKARTA Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama sejumlah kementerian dan lembaga tengah mempercepat penyelesaian Rancangan Peraturan Pre
EKONOMI