BREAKING NEWS
Rabu, 11 Maret 2026

DPR Bahas Persiapan Haji 2026 di Tengah Konflik Timur Tengah

Adelia Syafitri - Rabu, 11 Maret 2026 15:23 WIB
DPR Bahas Persiapan Haji 2026 di Tengah Konflik Timur Tengah
Komisi VIII DPR menggelar rapat bersama Menteri Haji dan Umrah, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026). (Foto: Tangkapan Layar TVR PARLEMEN / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Komisi VIII DPR menggelar rapat bersama Kementerian Haji dan Umrah untuk membahas kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ansory Siregar, mengatakan pemerintah perlu menjelaskan langkah-langkah yang disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi keberangkatan jemaah haji Indonesia.

"Apakah Menteri Haji dan Umrah juga telah mempersiapkan skema pembatalan pemberangkatan haji untuk tahun 2026 ini?" kata Ansory dalam rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga:

Menurut Ansory, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah masih belum menentu dan berpotensi memicu konflik yang lebih luas. Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak pada keamanan perjalanan jemaah haji menuju Arab Saudi.

Karena itu, DPR meminta pemerintah menyiapkan langkah mitigasi, termasuk kemungkinan perubahan jalur penerbangan maupun skenario penanganan jika terjadi keadaan darurat saat jemaah berada di luar negeri.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menjamin keselamatan penerbangan jemaah haji.

Menurut Dahnil, salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah perubahan rute penerbangan jika kondisi keamanan di wilayah tertentu tidak memungkinkan dilalui pesawat.

"Kami sudah menyiapkan empat skenario, termasuk perubahan rute penerbangan apabila diperlukan untuk menjamin keamanan," ujar Dahnil.

Pemerintah juga merencanakan keberangkatan kelompok terbang atau kloter pertama jemaah haji Indonesia pada 22 April 2026, dengan catatan situasi keamanan di kawasan tetap kondusif.

Dahnil mengatakan skenario tersebut dapat berubah apabila terjadi eskalasi konflik yang membahayakan keselamatan jemaah.

"Apabila tidak ada perubahan situasi dan keamanan terjamin, maka tanggal 22 April adalah keberangkatan kloter pertama," kata dia.*

(k/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Arab Saudi Ingin Gencatan Senjata di Gaza Harus Jadi Prioritas Dunia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru