Buruh Soroti Kebijakan WFH ASN: Efisiensi atau Ganggu Pelayanan Publik?
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
BANDA ACEH — Warga Muhammadiyah di Kota Banda Aceh melaksanakan ibadah Shalat Idul Fitri 1447 H yang dipusatkan di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) pada Jumat pagi (20/3/2026).
Sejak pukul 07.00 WIB, sekitar seribu jemaah mulai memadati lapangan kampus, mempersiapkan diri untuk melaksanakan ibadah dengan khidmat.
Shalat Id dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan imam Ustaz Darwis Lathief, S.Sos., dan khatib Ustaz Riza Afrian Mustaqim, S.H.I., M.H., yang menyampaikan khutbah penuh makna.Baca Juga:
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh sekaligus Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, M.A., menyampaikan bahwa untuk wilayah Banda Aceh terdapat dua titik utama pelaksanaan Shalat Id, yaitu di halaman kampus Unmuha dan Mushalla Muhammadiyah Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sukaramai.
"Di seluruh Provinsi Aceh, terdapat lebih dari 50 titik pelaksanaan Shalat Idul Fitri yang tersebar di tingkat Pimpinan Daerah (PDM), Pimpinan Cabang (PCM), hingga Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM). Semua titik ini melaksanakan shalat secara serentak pada hari ini," ujar Aslam Nur dalam keterangan resminya.
Penetapan tanggal 1 Syawal 1447 H mengacu pada instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Terkait dengan potensi perbedaan jadwal Lebaran dengan pemerintah, Aslam Nur mengimbau masyarakat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan kedewasaan dan tetap menjaga ukhuwah.
"Mari kita sikapi perbedaan pelaksanaan Idul Fitri antara Muhammadiyah dan pemerintah dengan kedewasaan. Masing-masing memiliki landasan dan alasan tersendiri. Kita harap masyarakat tetap bersukacita dan menjaga kebahagiaan di tengah perbedaan ini," tutur Aslam Nur.
Dalam khutbahnya, Ustaz Riza Afrian Mustaqim menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dalam beramal. Menurut dosen UIN Ar-Raniry ini, ilmu adalah hal pertama yang harus dimiliki sebelum beramal.
Tanpa ilmu, ibadah seseorang bisa saja tidak sah atau tertolak. Salah satu contoh yang disampaikan adalah mengenai penentuan arah kiblat.
"Jika kita tidak paham cara mengukur kiblat, maka salat kita bisa tertolak. Namun, dengan adanya ilmu seperti ilmu falak (astronomi Islam), kita bisa menentukan arah kiblat dengan mudah," ujar Ustaz Riza.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa salat harus dilakukan tepat waktu, sesuai dengan perintah Islam.
Namun, untuk mengetahui waktu salat yang tepat, seseorang harus memiliki ilmu mengenai waktu.
"Salat itu terikat oleh waktu. Tanpa ilmu tentang waktu, kita tidak akan tahu kapan waktu salat yang tepat. Islam tidak anti teknologi. Justru, keindahan integrasi ilmu pengetahuan dalam Islam sangat terasa," tambahnya.
Dengan mengakhiri khutbahnya, Ustaz Riza mengajak seluruh umat Muslim untuk terus menuntut ilmu sebelum beramal, karena amal tanpa ilmu bisa berisiko tertolak atau tidak diterima.*
(ad)
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
JAKARTA Facebook, yang kini berada di bawah payung Meta, meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track yang menawarkan bayaran hingg
SAINS DAN TEKNOLOGI
WASHINGTON D.C. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pada Kamis (19/3/2026) bahwa dirinya telah memperingatkan Perda
INTERNASIONAL
ACEH BESAR Tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW menjadi renungan mendalam bagi umat Islam di penghujung bulan Ra
AGAMA
OlehMarsudin Nainggolan.ADA satu jenis hukuman yang tidak pernah dijatuhkan di ruang sidang, tetapi dampaknya bisa jauh lebih panjang dari
OPINI
JAKARTA Jelang Lebaran 2026, para pemain FC Mobile dapat merayakan dengan hadiah spesial dari EA Sports melalui serangkaian kode redeem te
ENTERTAINMENT
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang resmi mengubah pola pembayaran honor bilal mayit dan penggali kubur. Yang sebelumnya diba
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya perusahaan memandang mudik pekerja sebagai bagian dari upaya m
NASIONAL
SIMALUNGUN Mantan fungsionaris DPC PDIP Kabupaten Simalungun, Sarmuliadin Sinaga, mempertanyakan mengapa Konfercab (Konferensi Cabang) P
POLITIK
YOGYAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau para elite bangsa untuk menjadi teladan dalam menjaga p
NASIONAL