Wamenkeu: Ekonomi RI Kuat, Jauh dari Risiko Krisis Seperti 1998
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan jau
EKONOMI
MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mendorong pemulihan ekonomi keluarga terdampak bencana dengan memperkuat peran perempuan melalui Program Perempuan Tangguh dan Mandiri (PERMATA).
Program ini dijalankan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Sumut sebagai salah satu program prioritas tahun 2026.
Kepala Dinas DP3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, mengatakan program ini diharapkan mampu menjadikan perempuan sebagai penggerak kebangkitan ekonomi keluarga pascabencana.Baca Juga:
"Program PERMATA ini merupakan program prioritas di tahun 2026. Kami berharap perempuan terdampak bencana bisa menjadi pelopor kebangkitan keluarga," ujar Dwi dalam konferensi pers di Medan, Kamis (9/4/2026).
Melalui program ini, perempuan yang tinggal di hunian tetap (huntap) di Tapanuli Selatan diberikan pelatihan kewirausahaan, seperti budidaya pertanian berbasis hidroponik dan vertical garden.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan pengolahan makanan, seperti produk frozen food, serta bantuan alat usaha guna mendukung kemandirian ekonomi.
Tak hanya fokus pada ekonomi, Pemprov Sumut juga memberikan layanan psikososial bagi perempuan dan anak terdampak bencana. Layanan ini melibatkan tenaga psikolog, pegiat literasi, serta berbagai lembaga terkait.
"Mereka yang terdampak bencana sangat membutuhkan dukungan psikososial, terutama perempuan dan anak yang kehilangan anggota keluarga," jelasnya.
DP3AKB Sumut juga menyalurkan bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak serta makanan siap saji kepada sekitar 1.000 korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara.
Ke depan, Pemprov Sumut juga akan meluncurkan sejumlah program tambahan, seperti Youth and Women Leadership Talkshow yang menyasar ratusan perempuan muda, serta ajang penghargaan Bella Award bagi perempuan yang berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi.
Di sisi lain, pemerintah juga menargetkan peningkatan jumlah kabupaten/kota Layak Anak (KLA) di Sumut dari 15 menjadi 25 daerah pada 2026.
Selain itu, layanan CHILL (Curhat, Healing and Let's Grow) akan dihadirkan sebagai ruang konseling bagi anak, termasuk pengembangan aplikasi perlindungan anak.
Pemprov Sumut juga akan menggencarkan sosialisasi terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, serta menggelar festival permainan tradisional untuk mengurangi ketergantungan terhadap gawai.*
(dh)
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan jau
EKONOMI
TANJUNGBALAI Ada yang spesial pada apel pagi hari senin (25/5/2026) yang dipimpin Asisten Administrasi dan Umum Setdako Tanjungbalai Wal
PEMERINTAHAN
BINJAI Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai melaksanakan pelantikan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah seKota Binjai period
NASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mengungkap adanya selisih besar dalam data perdagangan Indonesia dengan sejumlah negara mitra dagang utama, yang nila
EKONOMI
BATU BARA Kecamatan Tanjung Tiram kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Gebyar PBBP2 Tahun 2026. Di bawah kepemimpinan P
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan kesiapan untuk mengkolaborasikan pameran kerajinan internasional I
EKONOMI
JAKARTA Luhut Binsar Pandjaitan mendorong penerapan sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperkuat peng
EKONOMI
JAKARTA Airlangga Hartarto membandingkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam dua dekade terakhir. Ia
EKONOMI
JAKARTA PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Sumatera telah kembali normal dan stabil setelah insiden blackout yang sempat mel
NASIONAL