BREAKING NEWS
Senin, 25 Mei 2026

Luhut Dorong Sistem Ekspor Berbasis AI, Klaim Tak Ada Lagi Celah Kecurangan

Dharma - Senin, 25 Mei 2026 13:29 WIB
Luhut Dorong Sistem Ekspor Berbasis AI, Klaim Tak Ada Lagi Celah Kecurangan
Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan memberi sinyal beberapa fungsi Bea Cukai akan dialihkan ke DSI. (Foto: Ignacio Geordi Oswaldo/detik)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Luhut Binsar Pandjaitan mendorong penerapan sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperkuat pengawasan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) di Indonesia. Sistem ini diharapkan dapat menutup celah praktik kecurangan seperti transfer pricing hingga manipulasi data ekspor.

Luhut menjelaskan, penguatan sistem dilakukan melalui integrasi Sistem Informasi Mineral dan Batubara Antar Kementerian/Lembaga (Simbara) yang akan dihubungkan dengan platform National Single Window.

"Kita gunakan juga Simbara, traceability sudah ada, dengan badan ini memakai sistem itu, dan itu link langsung ke National Single Window," ujar Luhut dalam Seminar ASEAN Regional Economics Outlook and Fiscal Policy, Senin (25/5/2026).

Baca Juga:

Ia menegaskan bahwa dengan sistem digital tersebut, pelaku usaha tidak akan lagi bisa menghindari pengawasan negara.

"Orang tidak akan bisa lari dari situ," tegasnya.

Menurut Luhut, implementasi sistem ini berpotensi meningkatkan penerimaan negara hingga 40 persen karena meminimalkan kebocoran data dan praktik perdagangan yang tidak transparan.

Ia juga menyebut pengembangan sistem berbasis Government Technology (GovTech) dengan dukungan AI akan membuat proses administrasi menjadi lebih sederhana, efisien, dan transparan.

"Dan akan mengurangi korupsi," kata Luhut.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pengembangan sistem tersebut sepenuhnya dikerjakan oleh talenta digital dalam negeri tanpa biaya tambahan besar, sekaligus menjadi bukti kemampuan anak bangsa dalam membangun teknologi pemerintahan.*

(k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pro dan Kontra Penunjukan WNA Australia sebagai Dirut BUMN Ekspor SDA Indonesia
Ketua DPD Dukung BUMN Ekspor SDA Bentukan Prabowo: Bukan Ganggu Pasar
Ekspor SDA Lewat DSI Disorot Dunia, S&P dan Moody’s Ingatkan Risiko Investor dan Ekonomi RI
Airlangga Sebut Amerika Serikat Dikecualikan dari Aturan Baru DHE SDA
Panglima TNI Rotasi Pejabat Strategis, Kapuspen hingga Kapusdalops Berganti
Pembentukan BUMN Ekspor SDA Perlu Dikaji Ulang Secara Hati-hati
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru