Menuju Jakarta 500 Tahun: Mampukah Jadi Kota Global Tanpa Meninggalkan Warganya?
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
BOGOR — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan perlunya perubahan mendasar dalam pola pengawasan internal di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Inspektorat Jenderal (Itjen), kata dia, tidak lagi cukup berperan sebagai lembaga pemeriksa setelah masalah terjadi, melainkan harus menjadi mitra strategis yang mampu mendeteksi risiko sejak dini.
"Perubahan ini penting agar pengawasan internal tidak dipersepsikan sebagai beban, melainkan menjadi bagian dari solusi untuk memastikan program ketenagakerjaan berjalan bersih, efektif, dan tepat sasaran," ujar Yassierli saat membuka Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Itjen Kemnaker Tahun 2026 di Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/4/2026) malam.Baca Juga:
Menurut Yassierli, pengawasan internal harus bergeser dari pendekatan reaktif menjadi preventif.
Inspektorat Jenderal diharapkan tidak hanya fokus pada penemuan kesalahan administratif, tetapi juga mampu mengantisipasi potensi penyimpangan sebelum terjadi.
Ia menekankan, keberhasilan pengawasan tidak semata diukur dari banyaknya temuan audit, melainkan dari sejauh mana potensi masalah dapat dicegah sejak awal.
"Peran APIP harus berubah dari jargon 'Awas Ada Itjen' menjadi 'Untung Ada Itjen'," katanya.
Dalam kesempatan itu, Yassierli juga menegaskan bahwa Inspektorat Jenderal sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) harus memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Fokus pengawasan, menurut dia, perlu diarahkan pada upaya memastikan setiap unit kerja berjalan tertib, akuntabel, serta tidak terhambat persoalan administratif dalam penggunaan anggaran negara.
Lebih jauh, Menaker meminta agar Itjen Kemnaker mulai mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, termasuk Big Data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dalam sistem pengawasan.
Teknologi tersebut dinilai penting untuk memperkuat deteksi dini risiko, memetakan potensi penyimpangan, serta meningkatkan akurasi pengawasan berbasis data.
Yassierli juga meminta auditor Itjen tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi turut membantu memecahkan hambatan regulasi yang dapat mengganggu pelaksanaan program prioritas ketenagakerjaan.
Dengan demikian, pengawasan internal diharapkan dapat berkontribusi langsung terhadap kelancaran agenda pembangunan di sektor ketenagakerjaan.
"Pengawasan harus mampu memastikan proses kerja di setiap unit berjalan tertib, akuntabel, dan tidak tersendat oleh persoalan administratif," ujarnya.
Transformasi peran Itjen ini diharapkan memperkuat tata kelola pemerintahan di lingkungan Kemnaker, sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam program ketenagakerjaan.*
(ad)
JAKARTA Jakarta akan memasuki usia 500 tahun pada 2027. Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Jakarta setelah tidak lagi diposisi
NASIONAL
JAKARTA Dua dari 26 tokoh yang diangkat Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak hadir d
POLITIK
JAKARTA Direktur Law Firm Pedang Keadilan & Partners Zuhri Saifudin menilai Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki peluang untuk mendiskualif
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai rangkaian perombakan pemerintahan Presiden Prabowo Su
POLITIK
MEDAN Video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) diduga dikeroyok sejumlah pria di kawasan depan Kampus Universitas Suma
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan tengah mengembangkan sistem pemerintahan digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik melal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mayjen TNI (Purn) Prof. H.C. Dr. Rido Hermawan mengajak masyarakat melihat kembali hubungan manusia dengan dirinya sendiri, sesa
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung belum menemukan indikasi keterlibatan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Anwar Usman memilih tidak memberikan tanggapan mengenai perkara yang mempersoal
NASIONAL
OlehWerdha CandratrilaksitaRESHUFFLE lazimnya menjadi cara seorang presiden memperkuat kendali terhadap pemerintahannya. Menteri yang dinil
OPINI