Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDI-P), Hasto Kristiyanto, menyebut Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menjadi salah satu rujukan penting dalam diskursus sejarah Indonesia hingga isu geopolitik global.
Hal itu disampaikan Hasto merespons intensitas pertemuan Megawati dengan sejumlah duta besar negara sahabat dalam beberapa waktu terakhir.
"Ibu Mega menjadi sumber primer terkait sejarah Indonesia, khususnya perjuangan Bung Karno, serta kepemimpinan beliau sebagai Presiden kelima," ujar Hasto di Sekolah Partai PDI-P, Jakarta Selatan, Sabtu, 18 April 2026.Baca Juga:
Menurut Hasto, Megawati kerap menerima kunjungan para duta besar dari berbagai negara untuk berdialog mengenai isu strategis, mulai dari hubungan bilateral hingga perkembangan situasi global.
Ia menyebut pertemuan tersebut juga menjadi ruang pertukaran pandangan terkait dinamika geopolitik internasional.
"Beliau terbuka menerima kunjungan duta besar dari negara-negara sahabat untuk berdiskusi berbagai persoalan," kata Hasto.
Ia menambahkan, dalam sejumlah kesempatan, Megawati juga menyampaikan sikap politik terhadap isu global, terutama ketika melihat adanya ketidakadilan dalam hubungan internasional.
Salah satu contoh yang disampaikan Hasto adalah respons Megawati atas sejumlah peristiwa geopolitik yang melibatkan negara-negara tertentu.
Selain itu, Hasto menyebut Megawati juga pernah menyampaikan ucapan duka maupun selamat kepada sejumlah pemimpin dunia melalui jalur diplomatik informal, termasuk kepada Iran dalam konteks pergantian kepemimpinan.
"Beliau juga bersikap ketika melihat dinamika global yang dianggap penting," ujarnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, Megawati tercatat menerima sejumlah duta besar negara sahabat di kediamannya di Menteng, Jakarta.
Di antaranya Dubes Jerman Ralf Beste, Dubes Qatar Sultan bin Mubarak Al-Dosari, serta Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah Al Amoudi.
Selain pertemuan bilateral, Megawati juga menerima sejumlah perwakilan negara dalam agenda halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang digelar di kantor DPP PDI-P.
Para tamu diplomatik yang hadir berasal dari Inggris, Iran, Palestina, hingga Rusia.
Hasto menyebut rangkaian pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi internasional dan membahas isu-isu global, termasuk tantangan geopolitik dan hubungan antarnegara.
"Ini menjadi ruang dialog untuk membahas tantangan global dan hubungan bilateral dengan negara sahabat," kata dia.*
(km/ad)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL