MEDAN – Sebanyak tujuh calon haji asal Sumatera Utara (Sumut) menunda keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 2026 karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk berangkat.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, mengatakan penundaan terjadi baik sebelum masuk asrama haji maupun setelah tiba di Asrama Haji Medan.
"Tujuh calon haji menunda keberangkatan karena sakit yang diderita, baik sebelum masuk maupun setelah tiba di Asrama Haji Medan," ujar Zulkifli, Kamis (30/4/2026).
Ia merinci, dari Kloter 3 terdapat satu jamaah bernama Supartini Gino (69) asal Kota Medan yang mengalami stroke sebelum masuk asrama sehingga tidak dapat diberangkatkan.
Sementara itu, pada Kloter 5 terdapat empat calon haji yang gagal berangkat, masing-masing karena kondisi kesehatan seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), demensia, serta satu orang pendamping pasangan jamaah.
Di Kloter 6, dua calon haji juga menunda keberangkatan, yakni satu jamaah karena sakit dan satu lainnya sebagai pendamping suami.
Zulkifli menyebutkan, faktor kesehatan masih menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya.
"Memang dari tahun ke tahun masalah kita adalah kesehatan jamaah. Jauh sebelum berangkat sudah dipersiapkan, tetapi ada kondisi yang tiba-tiba muncul sehingga tidak bisa diberangkatkan," jelasnya.
Hingga Kloter 7, PPIHEmbarkasi Medan telah memberangkatkan 2.512 calon haji dan petugas, atau sekitar 41,94 persen dari total 5.990 jamaah asal Sumut.*
(mt/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
7 Calon Haji Asal Sumut Tunda Keberangkatan ke Tanah Suci karena Sakit, PPIH Medan Ungkap Kondisinya