Afifah Hiya al-‘Ulya Alfarisi Manurung berhasil meraih juara dalam lomba hafalan 5 juz pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Sumatera Utara tahun 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
DELI SERDANG — Harapan Afifah Hiya al-'Ulya Alfarisi Manurung untuk mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Deli Serdang 2026 belum terwujud.
Siswi asal Kecamatan Tanjung Morawa itu tidak masuk dalam daftar peserta, meski sebelumnya disebut telah beberapa kali berprestasi di ajang serupa di tingkat daerah dan provinsi.
Keluarga menyatakan kekecewaan atas keputusan tersebut.
Ayah Afifah, Fakhruddin AR Manurung, mengatakan putrinya telah menjalani proses pembinaan sejak usia sekolah dasar dan rutin mengikuti pelatihan tahfiz serta tilawah beberapa kali dalam sepekan.
"Sejak kelas 4 SD sudah dibina secara intensif, baik di kecamatan maupun di Medan. Banyak waktu, tenaga, dan biaya yang sudah dikeluarkan untuk pembinaan," ujar Fakhruddin, Sabtu, 3 Mei 2026.
Afifah saat ini tercatat sebagai siswa Madrasah Aliyah kelas XI di salah satu pesantren di Deli Serdang.
Ia juga mengikuti program tahfiz dengan harapan dapat berprestasi di tingkat nasional melalui jalur MTQ.
Menurut keluarga, proses seleksiMTQ di Deli Serdang mengacu pada ketentuan bahwa peserta harus mewakili kecamatan masing-masing.
Namun, mereka menilai masih terdapat perbedaan pemahaman terkait mekanisme teknis seleksi di tingkat kecamatan.
Fakhruddin mengatakan pihaknya telah berupaya berkomunikasi dengan sejumlah pihak terkait untuk meminta kejelasan dan mencari solusi agar Afifah tetap dapat mengikuti seleksiMTQ tahun ini.
Namun hingga kini, belum ada kepastian yang diterima keluarga.
"Kami berharap ada penjelasan yang lebih terbuka agar proses ini bisa dipahami dengan baik," katanya.