BREAKING NEWS
Rabu, 13 Mei 2026

Mahasiswa Soroti Kenaikan UKT di PTN, Sebut Jangan Sampai Kuliah Harus Bayar Pakai Pinjol

Dharma - Senin, 04 Mei 2026 20:32 WIB
Mahasiswa Soroti Kenaikan UKT di PTN, Sebut Jangan Sampai Kuliah Harus Bayar Pakai Pinjol
Mahasiswa demo Hardiknas di depan gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. (Foto: Liputan6/Riefqy Alief)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Mahasiswa yang tergabung dalam aksi peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menggelar unjuk rasa di depan Gedung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026). Mereka menyoroti kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi negeri (PTN) yang dinilai semakin memberatkan.

Salah satu peserta aksi, Daffa (20), menilai terdapat ketimpangan dalam alokasi anggaran pendidikan, terutama antara PTN dan sekolah kedinasan. Ia menyebut kondisi tersebut membuat mahasiswa PTN semakin tertekan secara ekonomi.

"Jangan sampai anggaran itu habis hanya untuk sekolah kedinasan, sementara mahasiswa PTN harus bayar UKT pakai pinjol," kata Daffa di lokasi aksi.

Baca Juga:

Ia menambahkan, kenaikan UKT yang terjadi di sejumlah kampus negeri menunjukkan adanya ketidakadilan dalam sistem pembiayaan pendidikan tinggi.

"Kami merasa ada diskriminasi anggaran. UKT naik terus," ujarnya.

Peserta aksi lainnya, Clarisa (21), juga menilai sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) belum mampu menjawab persoalan akses pendidikan tinggi di Indonesia. Menurutnya, pendidikan tinggi masih belum sepenuhnya terjangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.

"Pendidikan tinggi hari ini masih menjadi barang mewah. Masih sulit dijangkau oleh masyarakat," kata Clarisa.

Ia juga menyoroti tingginya biaya masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur mandiri yang dinilai semakin membebani calon mahasiswa, dengan uang pangkal yang disebut bisa mencapai puluhan juta rupiah di beberapa jurusan.

Sementara itu, aksi mahasiswa ini membawa sejumlah tuntutan terkait kebijakan pendidikan nasional. Di antaranya adalah evaluasi anggaran pendidikan, pemerataan kualitas pendidikan, hingga penolakan terhadap komersialisasi pendidikan.*

(k/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sidak Kendaraan Dinas, Genjot Kepatuhan Pajak untuk Dongkrak PAD
Bupati Asahan Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tekankan Pendidikan Bermutu untuk Semua
Hardiknas 2026 di Tanjungbalai: Wawako Fadly Tegaskan Pendidikan Kunci Lahirkan SDM Unggul dan Tangguh
Hardiknas 2026, Wagub Aceh: Deep Learning Jadi Kunci Membangun SDM Unggul Indonesia
Polda Metro Jaya Kerahkan 3.545 Personel Kawal Demo Hardiknas 2026 di Sejumlah Titik Jakarta
Atasi Genangan, Pemko Medan Percepat Normalisasi Drainase dan Perbaikan Jalan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru