Data SatgasPRR per 30 Mei 2026 menunjukkan dukungan penyediaan air bersih terus diperluas di tiga provinsi terdampak.
Kementerian Pekerjaan Umum telah membangun 280 titik sumur bor dalam dan 70 sumur bor dangkal. Sementara itu, BNPB menangani pembangunan 313 titik sumur bor.
Dukungan juga datang dari TNI Angkatan Darat yang membangun 489 titik sumur bor dan 257 fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Selain itu, unsur kepolisian turut berkontribusi melalui pembangunan ratusan titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
Pemerintah berharap pembangunan sistem air bersih permanen ini dapat mempercepat pemulihan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap potensi bencana di masa mendatang.*