Meluas ke Fakultas Perikanan dan Hukum, KPK Bongkar 73 Kursi Maba Unsoed yang Diduga Diperjualbelikan
PURWOKERTO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik jual beli kursi penerimaan mahasiswa baru (maba) jalur mandiri di
NASIONAL
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa hukum tidak pernah benar-benar terpisah dari kehidupan manusia. Menurutnya, hukum selalu berada di antara kepentingan kekuasaan dan kebebasan, ekonomi dan keadilan, serta negara dan warga negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Yusril saat menjadi pembicara dalam Konferensi Tahunan Ke-23 Asian Law Institute (ASLI) yang berlangsung di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, pada 3-4 Juni 2026.
"Hukum tidak boleh hanya menjadi bahasa teknis kekuasaan, instrumen legitimasi pasar, atau sekadar prosedur tanpa ruh keadilan," kata Yusril dalam keterangannya yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (10/6/2026).Baca Juga:
Dalam forum yang mengusung tema *Empowering Asia's Rise: Legal Knowledge for Sustainability, Justice and Regional Integration* itu, Yusril menekankan pentingnya membangun sistem hukum yang berkeadilan, berkelanjutan, dan mampu menjawab tantangan zaman melalui penguatan kerja sama regional di kawasan Asia.
Menurutnya, Asia memiliki sejarah dan tradisi hukum yang kaya jauh sebelum hadirnya sistem hukum modern Barat. Berbagai norma adat, hukum agama, hukum kerajaan hingga mekanisme penyelesaian sengketa telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Asia.
Yusril juga menyoroti tiga isu utama yang menjadi fokus konferensi, yakni keberlanjutan, keadilan, dan integrasi regional.
Pada aspek keberlanjutan, ia menilai hukum harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan pembangunan saat ini dengan kepentingan generasi mendatang. Pembangunan, kata dia, tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap energi, pangan, pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga teknologi.
Sementara pada aspek keadilan, Yusril menegaskan bahwa kualitas sistem hukum tidak hanya diukur dari banyaknya aturan, prosedur, maupun institusi yang dimiliki suatu negara. Hukum harus mampu memberikan manfaat nyata dan akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Hukum harus dirasakan kehadirannya oleh masyarakat, terutama kelompok yang selama ini sulit memperoleh akses terhadap keadilan," ujarnya.
Yusril juga menyinggung kompleksitas Indonesia sebagai negara hukum yang memiliki keberagaman suku, budaya, agama, dan sistem hukum yang hidup berdampingan. Mulai dari hukum nasional, hukum adat, hukum agama hingga hukum internasional.
Dalam konteks integrasi regional, Yusril menilai Asia tidak perlu meniru sepenuhnya model integrasi hukum seperti yang diterapkan Uni Eropa. Menurutnya, kerja sama hukum di Asia harus dibangun berdasarkan pengalaman kawasan sendiri melalui pendekatan yang bertahap, dialogis, dan dilandasi kepercayaan antarnegara.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa dan akademisi hukum agar tidak hanya memahami hukum sebagai kemampuan teknis semata.
PURWOKERTO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik jual beli kursi penerimaan mahasiswa baru (maba) jalur mandiri di
NASIONAL
PALANGKA RAYA Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan laha
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan sempat memeriksa Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Jenderal Soedirman
NASIONAL
LANGKAT Dosen Institut Syekh Abdul Halim Hasan (INSAN) Binjai bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar kegiatan Pengabdian kep
PENDIDIKAN
BATAM Operasi gabungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polda Kepulauan Riau menggagalkan p
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT DPD II Pemuda Karya Nasional (PKN) MJA Kabupaten Langkat menyatakan dukungan terhadap rencana penyampaian aspirasi sejumlah elemen
POLITIK
BANDA ACEH Cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Sabtu, 22 Agustus 2026, diprakirakan bervariasi mulai dari cerah, cerah berawan, berawan
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Sabtu, 22 Agustus 2026, diprakirakan didominasi hujan ringan. Beberapa daerah lainny
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Sabtu, 22 Agustus 2026, diprakirakan cerah. Suhu udara berada di kisaran 2635 derajat
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat pada Sabtu, 22 Agustus 2026, diprakirakan didominasi kondisi cerah. Sejumlah daerah lainnya
NASIONAL