BREAKING NEWS
Senin, 29 Juni 2026

Jokowi Batal Hadiri Festival Budaya di Lampung Timur, Warga Tolak Sembako: Kami Enggak Butuh Ini, Kami Butuh Jokowi!

Raman Krisna - Senin, 29 Juni 2026 13:58 WIB
Jokowi Batal Hadiri Festival Budaya di Lampung Timur, Warga Tolak Sembako: Kami Enggak Butuh Ini, Kami Butuh Jokowi!
Warga kecewa karena Presiden ke-7 RI Jokowi batal mengunjungi Festival Budaya di Taman Wisata Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kec. Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (28/6/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LAMPUNG TIMUR – Pembatalan kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke Festival Budaya di Taman Wisata Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (28/6/2026), menyisakan kekecewaan mendalam bagi masyarakat.

Kekecewaan itu terekam dalam sejumlah video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, beberapa warga terlihat menolak tas bingkisan berwarna hijau-kuning yang diduga berisi paket sembako.

Baca Juga:

Mereka mengaku datang ke lokasi bukan untuk menerima bantuan, melainkan ingin bertemu langsung dengan Jokowi.

Salah seorang warga terdengar menyampaikan protes dengan nada kecewa.

"Kami enggak butuh ini! Kami butuh Jokowi!" teriaknya.

Tak hanya menolak bingkisan, sejumlah warga yang sebelumnya menjadi panitia penyambutan juga melepas kartu tanda pengenal (ID card) bertuliskan "Panitia Bela Budaya Nusantara dalam Rangka Penyambutan Bapak Joko Widodo".

Dalam video yang beredar, kartu identitas tersebut dilempar ke anak tangga.

Bahkan terlihat seseorang menendang tumpukan kartu panitia sebagai bentuk kekecewaan.

"Buat apa jadi panitia, cuma capek-capek aja," ucap seorang pria dalam rekaman video tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana, Kausar, mengatakan masyarakat merasa kecewa karena pembatalan kunjungan dinilai dilakukan secara mendadak tanpa penjelasan yang memadai.

Padahal, panitia bersama warga telah melakukan berbagai persiapan selama hampir satu bulan sesuai arahan teknis dari tim Jokowi.

"Ya, jadi masyarakat ini merasa dibohongi karena pembatalan ini seperti dilakukan sepihak dan tidak ada kejelasan," kata Kausar, Senin (29/6/2026).

Menurut Kausar, penolakan terhadap bingkisan bukan berarti masyarakat tidak menghargai bantuan yang diberikan.

Ia menegaskan, sejak awal warga hanya berharap dapat bertemu langsung dengan mantan Presiden tersebut.

"Warga sangat menyayangi beliau, jadi bukan paket sembako yang diinginkan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Bela Budaya Nusantara, Mulyono, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas batalnya kunjungan tersebut.

Ia mengaku memahami tingginya antusiasme warga yang telah menunggu kehadiran Jokowi.

Meski demikian, Mulyono meminta masyarakat, tokoh adat, dan seluruh panitia tetap menahan diri serta tidak terpancing emosi.

Menurutnya, Festival Budaya di Pugung Raharjo murni merupakan kegiatan pelestarian budaya dan tidak memiliki kepentingan lain.

Ia juga mengaku telah meminta perwakilan tim Jokowi dari Solo untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai alasan pembatalan kunjungan tersebut.

"Kami mohon maaf dan kami memahami rasa kecewa ini, karena antusiasme masyarakat masih sangat besar. Mudah-mudahan pada kesempatan mendatang Pak Jokowi bisa berkunjung ke Pugung Raharjo dan bertemu langsung dengan masyarakat," tutur Mulyono.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai alasan batalnya kunjungan Jokowi ke Festival Budaya tersebut.

Namun, peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah video kekecewaan warga tersebar luas di berbagai platform media sosial.* (km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PSI Balas Sindiran PDIP soal Jokowi Injak Kepala Kerbau: Jangan Hina Adat Lampung!
Jelajah Desa Jilid V, Bupati Fery Sahputra Serap Aspirasi Warga Hingga Pelosok Labuhanbatu Selatan
Jokowi Injak Kepala Kerbau dalam Prosesi Adat, Ini Respons PDIP
Jokowi dan Nafsu Kuasa yang Belum Padam
Dijuluki 'New Zealand van Toba', Pantai Pakkodian di Desa Meat Tawarkan Panorama Danau Toba yang Memukau
Analisis Prof. Didik: Safari Politik Jokowi Dinilai Berpotensi Ganggu Stabilitas Ekonomi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru