BREAKING NEWS
Selasa, 07 Juli 2026

Warga Aceh Patungan Rp1 Miliar Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Menteri PU: Terima Kasih, tapi Itu Belum Cukup

Johan - Senin, 06 Juli 2026 22:19 WIB
Warga Aceh Patungan Rp1 Miliar Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Menteri PU: Terima Kasih, tapi Itu Belum Cukup
Ribuan warga menghadiri peresmian Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Aceh, pada 2 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Jalan hari ini resmi kita buka, proses pengaspalan dan perbaikan jembatan sudah selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu," ungkap Sahrial saat peresmian, Kamis (2/7/2026).

Peresmian jalan berlangsung penuh haru.

Didampingi tokoh ulama Aceh, Tengku Muhammad Yusuf Nasir, Sahrial meresmikan pembukaan kembali jalur tersebut melalui prosesi pemotongan pita yang disambut antusias masyarakat.

Menurut Sahrial, dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat mencapai sekitar Rp1 miliar.

Dana itu seluruhnya berasal dari sumbangan warga, tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

"Saat ini uang sejumlah Rp 526.000.000 sudah terpakai, masih ada sisa sekitar Rp 555.000.000 lagi yang belum terpakai nanti untuk pembangunan dinding penahan jalan, tempat ibadah dan fasilitas lainnya," ujarnya.

Ia menegaskan, perbaikan Jalan dan Jembatan Enang-Enang bukan hanya soal membuka kembali akses transportasi, tetapi juga menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong masyarakat Gayo.

Gerakan swadaya itu bermula pada Mei 2026 ketika warga menyewa satu unit ekskavator menggunakan dana patungan.

Selain mengumpulkan uang, masyarakat juga menyumbangkan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung operasional alat berat.

Saat itu, arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif Simpang Lancang–Wih Porak.

Namun jalur tersebut dinilai sempit, rusak, dan sering menyebabkan antrean panjang.

Perbaikan swadaya masyarakat sempat memicu polemik setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh menghentikan sementara penggunaan Jalan dan Jembatan Enang-Enang pada 22 Juni 2026 dengan alasan faktor keselamatan.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Sayangkan OTT KPK di Langkat: Korban Utamanya Masyarakat
Tak Sekadar Bangun Infrastruktur, Pemerintah Siapkan Tata Ruang Baru untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar Pascabencana
Bupati Baharuddin Siagian Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Batu Bara Tampilkan Potensi Unggulan Daerah
Bupati Batu Bara Tekankan Disiplin Pengelolaan Anggaran dan Penguatan Sinergi Pemerintahan
Kabar Gembira! Pemko Tanjungbalai Hapus Denda PBB-P2 hingga 31 Agustus 2026
Beras Mulai Langka, Pemko Tanjungbalai Ungkap Biang Keroknya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru