Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Selain kaca lebar, kita juga ketemu dengan Fans yang berbeda, sehingga jeritan dan pekikan membuat kita semangat," ujarnya.
Pertandingan Argentina melawan Swiss yang berlangsung pada hari libur membuat antusiasme masyarakat semakin tinggi.
Di Warung Kopi Abu Kopi, sejak pukul 06.00 WIB area parkir sudah dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat milik pengunjung.
Tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga, gelaran Piala Dunia juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha warung kopi di Aceh.
Salah seorang pengusaha keude kopi yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, selama Piala Dunia berlangsung, jumlah pengunjung meningkat dan berdampak pada kenaikan omzet penjualan.
"Selama piala Dunia omset penjualan naik di atas rata-rata," ujarnya.
Tingginya minat masyarakat menyaksikan pertandingan membuat sejumlah warung kopi memilih beroperasi selama 24 jam.
Menurut pantauan Bitvonline, beberapa keude kopi di kawasan Kota Banda Aceh tetap buka sepanjang hari untuk melayani masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Dunia.
Salah satunya Warung Kopi Bg. Coy Sekber Jurnalis yang berada di Jalan Sultan Mahmud Syah Banda Aceh, yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya para jurnalis dan masyarakat.
Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga bagi masyarakat Aceh, tetapi juga membawa peluang ekonomi bagi para pelaku usaha warung kopi yang menjadi bagian dari budaya dan kehidupan sosial masyarakat setempat.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.