Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BANDA ACEH — Suasana berbeda terlihat di sejumlah keude kopi atau warung kopi di Kota Banda Aceh saat pertandingan Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss berlangsung, Minggu, 12 Juli 2026.
Hampir seluruh warung kopi di Banda Aceh dipenuhi masyarakat yang datang untuk menyaksikan laga sepak bola dunia tersebut.
Sorakan dan teriakan para pendukung Argentina menggema ketika tim berjuluk La Albiceleste berhasil mencetak gol ke gawang Swiss.
Baca Juga:
Tradisi nonton bareng (nobar) di warung kopi kembali menjadi pemandangan yang ramai selama perhelatan Piala Dunia 2026.
Mulai dari warung kopi sederhana hingga warung kopi kelas eksekutif menjadi tempat berkumpulnya warga untuk menikmati pertandingan bersama.
Salah satu lokasi yang ramai dikunjungi adalah Warung Kopi Abu Kopi yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Banda Aceh.
Ratusan pengunjung terlihat memadati lokasi tersebut sejak dini hari.
Pantauan Bitvonline, pengunjung bahkan sudah berdatangan sejak pukul 04.00 WIB untuk menyaksikan pertandingan sebelumnya antara Inggris melawan Norwegia.
Bagi sebagian masyarakat Aceh, menyaksikan pertandingan sepak bola di warung kopi memiliki sensasi tersendiri dibandingkan menonton dari rumah.
Salah seorang pengunjung yang akrab disapa Bang Boy mengatakan, suasana nobar di warung kopi membuat pertandingan terasa lebih hidup karena bisa dinikmati bersama para pencinta sepak bola lainnya.
"Nonton di rumah kata Bang Boy tidak seru, tapi kalau nonton di warung seakan akan kita nonton langsung di Stadion," ujarnya.
Menurut dia, keberadaan layar besar dan banyaknya pendukung dengan tim favorit masing-masing membuat atmosfer pertandingan semakin meriah.
"Selain kaca lebar, kita juga ketemu dengan Fans yang berbeda, sehingga jeritan dan pekikan membuat kita semangat," ujarnya.
Pertandingan Argentina melawan Swiss yang berlangsung pada hari libur membuat antusiasme masyarakat semakin tinggi.
Di Warung Kopi Abu Kopi, sejak pukul 06.00 WIB area parkir sudah dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat milik pengunjung.
Tidak hanya menjadi tempat berkumpul warga, gelaran Piala Dunia juga memberikan dampak positif bagi pelaku usaha warung kopi di Aceh.
Salah seorang pengusaha keude kopi yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, selama Piala Dunia berlangsung, jumlah pengunjung meningkat dan berdampak pada kenaikan omzet penjualan.
"Selama piala Dunia omset penjualan naik di atas rata-rata," ujarnya.
Tingginya minat masyarakat menyaksikan pertandingan membuat sejumlah warung kopi memilih beroperasi selama 24 jam.
Menurut pantauan Bitvonline, beberapa keude kopi di kawasan Kota Banda Aceh tetap buka sepanjang hari untuk melayani masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan Piala Dunia.
Salah satunya Warung Kopi Bg. Coy Sekber Jurnalis yang berada di Jalan Sultan Mahmud Syah Banda Aceh, yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya para jurnalis dan masyarakat.
Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga bagi masyarakat Aceh, tetapi juga membawa peluang ekonomi bagi para pelaku usaha warung kopi yang menjadi bagian dari budaya dan kehidupan sosial masyarakat setempat.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.