BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

MBG Bakal Disalurkan Lewat Kantin Sekolah? Ini Respons Presiden Prabowo

Johan - Kamis, 16 Juli 2026 11:03 WIB
MBG Bakal Disalurkan Lewat Kantin Sekolah? Ini Respons Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA pemerintah/" target="_blank">Pemerintah membuka kemungkinan adanya perubahan skema pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan ruang untuk mengkaji alternatif baru, termasuk melibatkan kantin sekolah dalam penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik.

Agustina menyampaikan, selama ini pelaksanaan MBG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 yang mengatur produksi makanan dilakukan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga:

Namun, pemerintah kini mempertimbangkan opsi lain agar program tersebut dapat berjalan lebih efektif.

"Pak Presiden pun tadi mengatakan 'silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh'. Jadi jangan hanya itu satu-satunya pilihan untuk memberikan skema pelaksanaannya. Tapi kembali lagi beliau minta setiap pilihan kebijakan, kaji dengan baik apa dasarnya dan sebagainya," ujar Agustina kepada wartawan di Istana Negara, Rabu, 16 Juli 2026 malam.

Menurut Agustina, arahan Presiden Prabowo bukan berarti langsung mengubah mekanisme yang sudah berjalan, melainkan memberikan kesempatan kepada BGN untuk melakukan kajian terhadap berbagai pilihan yang memungkinkan.

Ia mengatakan, setiap alternatif pelaksanaan MBG harus dipastikan memiliki dasar yang jelas, baik dari sisi keamanan pangan, efektivitas distribusi, hingga kesiapan pelaksana di lapangan.

"Tapi kembali lagi beliau minta setiap pilihan kebijakan, kaji dengan baik apa dasarnya dan sebagainya. Nanti datang lagi ke beliau sampaikan progres untuk kita putuskan," katanya.

Wacana melibatkan kantin sekolah menjadi salah satu alternatif yang sedang dikaji pemerintah.

Skema tersebut dinilai dapat menjadi pilihan tambahan dalam mendukung penyediaan makanan bergizi, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan infrastruktur SPPG.

Namun, Agustina menegaskan keputusan akhir masih menunggu hasil kajian yang dilakukan BGN.

pemerintah/" target="_blank">Pemerintah akan melihat berbagai aspek sebelum menentukan apakah skema tersebut dapat diterapkan secara luas.

Selain membahas mekanisme pelaksanaan, pemerintah juga tengah melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek Program Makan Bergizi Gratis yang saat ini berjalan.

Terkait isu efisiensi atau pengurangan anggaran MBG, Agustina membantah adanya informasi yang menyebut program tersebut akan mengalami pemotongan dana dalam jumlah tertentu.

Menurutnya, perhitungan anggaran masih berlangsung dan belum ada keputusan final mengenai perubahan nilai anggaran.

"Kan masih dihitung dulu. (Terkait pengurangan hingga US$2 juta) itu yang bilang siapa? Berita dari man? Tanya sama yang bikin berita," ujar Agustina.

Ia menegaskan pemerintah masih melakukan kajian menyeluruh agar pelaksanaan MBG tetap berjalan sesuai tujuan utama, yaitu menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, khususnya anak sekolah.

Program MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

pemerintah/" target="_blank">Pemerintah sebelumnya menargetkan program tersebut mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia.* (bb/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Pemerintah Siapkan Skema Baru
Pemerintah Beri Waktu Satu Bulan untuk Benahi Program MBG
Pelaku UMKM Wajib Tahu! KUR Mandiri 2026 Beri Pinjaman Rp100 Juta dengan Cicilan Ringan
Pemko Medan Datangi Pertamina, Minta Penjelasan Terkait Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU
Pemko Medan Apresiasi Film Pramuka, Jadikan Media Pembelajaran Karakter Generasi Muda
Bupati Batu Bara Buka TMMD ke-129 Kodim 0208/Asahan, Fokus Bangun Infrastruktur dan Perkuat Sinergi TNI-Rakyat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru