Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, menjelaskan realisasi penyaluran Solar maupun Pertalite di Sumatera Utara hingga pertengahan Juli 2026 masih berada di bawah rata-rata realisasi nasional.
Menurutnya, persoalan utama berada pada aspek operasional distribusi, bukan pada ketersediaan kuota BBM.
"Realisasi ini masih di bawah rata-rata realisasi nasional, artinya tidak ada kendala dari sisi kuota yang telah ditetapkan," kata Fathul.
Ia menambahkan evaluasi ke depan perlu difokuskan pada penguatan sistem distribusi, termasuk penerapan early warning system serta pemantauan armada pengangkut BBM secara menyeluruh agar potensi gangguan dapat dideteksi lebih cepat.
"Kendala ini operasional distribusi. Perlu ada sistem peringatan dini dan seluruh armada bisa dipantau agar persoalan seperti ini dapat segera diselesaikan," pungkasnya.* (k/dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.