BREAKING NEWS
Selasa, 21 Juli 2026

Usai Dikritik Organisasi Pers, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf kepada Wartawan

Johan - Senin, 20 Juli 2026 13:41 WIB
Usai Dikritik Organisasi Pers, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf kepada Wartawan
Pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea dalam konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (17/7/2026).(Foto: KOMPAS/NICHOLAS RYAN ADITYA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Pengacara Hotman Paris Hutapea menyampaikan permintaan maaf kepada wartawan dan organisasi profesi jurnalis menyusul pernyataannya yang menuai polemik saat konferensi pers terkait perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026).

Permintaan maaf tersebut disampaikan Hotman melalui video yang diunggah di akun media sosial pribadinya pada Senin (20/7/2026). Dalam pernyataannya, ia mengaku menyesali ucapan yang dinilai merendahkan profesi wartawan.

"Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya, dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus," ujar Hotman.

Baca Juga:

Hotman menjelaskan ucapan tersebut terlontar karena dirinya sedang berada dalam kondisi emosional saat menghadapi pertanyaan dari sejumlah wartawan.

Menurutnya, situasi memanas ketika pertanyaan berikutnya diajukan sementara ia merasa belum selesai memberikan jawaban atas pertanyaan sebelumnya.

"Saya emosi karena saya sudah bolak-balik mengatakan saya tidak tahu. Akhirnya saya jawab, 'kamu punya otak gak sih?'. Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum," katanya.

Meski memberikan penjelasan mengenai situasi yang terjadi saat itu, Hotman tetap menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada wartawan yang hadir maupun seluruh organisasi wartawan di Indonesia.

"Terlepas dari fakta kejadian sebenarnya, waktu itu sudah sama-sama emosional, tetap saya mengatakan permintaan maaf kepada wartawan tersebut dan kepada seluruh organisasi wartawan seluruh Indonesia karena selama ini saya juga sangat dekat kepada semua wartawan," ujarnya.

Pernyataan kontroversial Hotman sebelumnya memicu kritik dari sejumlah organisasi profesi jurnalis. Beberapa di antaranya adalah Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) yang menilai ucapan tersebut tidak mencerminkan penghormatan terhadap profesi wartawan.

Kasus ini bermula saat Hotman Paris memberikan keterangan kepada media sebagai kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Kejaksaan Agung. Dalam sesi tanya jawab, ucapannya kepada salah seorang wartawan menjadi sorotan dan menuai reaksi dari berbagai kalangan.

Dengan adanya permintaan maaf tersebut, polemik yang sempat mencuat diharapkan dapat diselesaikan secara baik serta menjadi pengingat pentingnya menjaga etika dan saling menghormati dalam hubungan antara narasumber dan insan pers.* (oz/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Keppres Jampidsus Baru Dikebut, Kuntadi Ditarget Gantikan Febrie Adriansyah Pekan Ini
Hotman Paris Kaitkan Prabowo dengan Kasus Febrie, Sahroni Tegaskan Proses Hukum Tak Bisa Diintervensi
Ucapan Hotman Paris Berbuntut Panjang, IJTI Tegaskan Jurnalis Berhak Bertanya
GNK Sentil Hotman Paris, Minta Tak Kaitkan Nama Presiden dalam Kasus Febrie
YLBHI Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie, Pelimpahan ke Kejagung Dinilai Rawan Konflik Kepentingan
Petisi Ahli Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah Murni Proses Hukum, Tak Perlu Izin Presiden
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru