Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
BIREUEN – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkem di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis (6/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gibran menyempatkan diri berdialog dengan warga terdampak bencana dan mendengarkan sejumlah keluhan terkait kondisi pascabencana.
Mengenakan helm putih dan rompi keselamatan proyek, Gibran melihat langsung perkembangan pembangunan jembatan.Baca Juga:
Ia juga menyapa masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Dalam pertemuan itu, sejumlah warga menyampaikan bahwa beberapa perabotan rumah tangga mereka rusak dan hanyut akibat bencana.
Mereka mengaku hingga kini belum dapat membeli kembali kebutuhan rumah tangga seperti kursi dan tempat tidur.
Gibran kemudian menanyakan kondisi rumah warga setelah terdampak bencana, terutama terkait sisa lumpur yang masih memenuhi rumah.
"Bekas lumpur masih ada? masih kotor," kata Gibran.
Saat itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fadh yang mendampingi Gibran menanyakan kepada warga apakah bantuan uang untuk membeli perabotan rumah tangga sudah diterima.
Namun, warga secara bersamaan menjawab bahwa bantuan tersebut belum mereka terima.
Bupati Bireuen Mukhlis menjelaskan, jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana di wilayahnya mencapai sekitar 22 ribu unit.
Data para korban, kata dia, telah disampaikan kepada pemerintah pusat untuk proses penanganan.
"Jadi belum semua dapat. Kita sabar," jelas Mukhlis.
Dek Fadh kemudian menjelaskan bahwa masyarakat terdampak bencana memiliki hak mendapatkan bantuan uang perabotan dan jaminan hidup (jadup).
Namun, sejumlah warga kembali menyampaikan bahwa bantuan tersebut belum mereka terima.
Mukhlis mengatakan sebagian warga telah mendapatkan bantuan, sementara sebagian lainnya masih dalam proses pendataan dan verifikasi.
Gibran kemudian menanyakan alasan masih adanya warga yang belum menerima bantuan.
"Yang belum kenapa?" tanya Gibran.
Menurut Mukhlis, sebagian warga yang belum menerima bantuan masuk dalam tahap kedua pendataan.
Data tersebut telah dikirimkan ke pemerintah pusat di Jakarta, sementara sebagian warga lainnya sudah menerima bantuan tahap pertama.
"Data kita semuanya ada 32 ribu, data awal setelah diverifikasi ada 4 ribu yang sudah dapat tahap pertama termasuk ada perabotan juga rehab yang ringan dan sedang. Sisanya sedang dalam proses data di Jakarta," ujar Mukhlis.
Kunjungan Gibran ke Bireuen menjadi bagian dari upaya pemerintah memantau langsung proses pemulihan wilayah terdampak bencana, termasuk pembangunan infrastruktur dan penyaluran bantuan kepada masyarakat.* (d/ad)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL