Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurutnya, keputusan yang tidak berbasis data berisiko membawa bangsa pada arah yang keliru.
"Nah kalau kita mendekati dengan cara saintifik, cara rasional, jangan dengan cara lain daripada rasional, ya. Nanti kita akan keliru. Rasional, sains, mathematics, reality. Reality is science, reality is mathematics. Ya, kalau kita mendekati dengan pola lain itu sudah masuk ke ranah lain," lanjutnya.
Sebelumnya, dalam pertemuan yang sama, BRIN juga memperlihatkan sejumlah hasil inovasi para peneliti kepada Presiden Prabowo.
Berbagai produk teknologi ditampilkan, mulai dari alat bantu mobilitas, kendaraan listrik otonom, hingga robot yang dapat membantu aktivitas pelayanan.
Pemerintah berharap pengembangan riset dan inovasi tidak berhenti pada tahap penelitian, tetapi dapat diterapkan secara nyata untuk mendukung kebutuhan strategis nasional seperti pangan, energi, kesehatan, pertahanan, serta industrialisasi.* (d/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.