Reforma Agraria dalam Spirit Sumitro Djojohadikusumo: Tanah untuk Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat
Oleh Dr. Budi Suryanto, S.H., M.H., M.Si.PERSOALAN tanah di Indonesia bukan sekadar urusan sertipikat, batas wilayah, atau tata ruang. Ia a
OPINI
JAKARTA — Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh mantan presiden yang pernah memimpin Republik Indonesia.
Menurutnya, setiap kepala negara merupakan sosok negarawan sejati yang telah menorehkan capaian nyata pada masanya masing-masing.
Hal tersebut disampaikannya dalam pidato pengantar Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).Baca Juga:
"Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, izinkan kami menundukkan kepala dan hormat kepada para pemimpin bangsa terdahulu. Setiap presiden Republik Indonesia adalah negarawan dengan capaian nyata pada masanya masing-masing," kata Sultan di hadapan para peserta sidang dan tamu undangan.
Dalam pidatonya, Sultan secara khusus menyebut satu persatu nama mantan presiden beserta julukan atau peran besar yang melekat pada masa kepemimpinan mereka dalam sejarah perjalanan bangsa.
"Presiden Soekarno, Bapak Proklamator," ucap Sultan yang kemudian disambut dengan tepuk tangan riuh dari para hadirin.
"Presiden Suharto, Bapak Pembangunan. Presiden Habibie, Bapak Teknologi. Presiden Abdurrahman Wahid, Bapak Pluralisme. Presiden Megawati Soekarnoputri, Srikandi Konstitusi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Bapak Perdamaian. Presiden Joko Widodo, Bapak Infrastruktur," lanjutnya.
Sultan menilai, seluruh pemimpin terdahulu memiliki andil besar dan benang merah yang sama dalam setiap periode kepemimpinan, yakni upaya memperkuat peran daerah serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Estafet kepemimpinan historis tersebut kini berlanjut di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
"Setiap pemimpin telah menasbihkan peran sejarahnya. Satu benang merah selalu hadir, daerah yang semakin kuat, Indonesia yang semakin berdaulat. Sejarah itu kini sampai ke satu babak baru, kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto," pungkas Sultan.* (bb/ad)
Oleh Dr. Budi Suryanto, S.H., M.H., M.Si.PERSOALAN tanah di Indonesia bukan sekadar urusan sertipikat, batas wilayah, atau tata ruang. Ia a
OPINI
BATU BARA Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus diperkuat hingga tingkat desa. Salah satunya melalui rapat koordin
PEMERINTAHAN
MEDAN Lion Group mengoptimalkan konektivitas penerbangan dari Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, menuju Malaysia. Dua maskapai di bawah na
PARIWISATA
MEDAN Serapan dana tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk pemulihan pascabencana di Kota Medan masih menjadi perhatian pemerintah kota. W
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyerahkan bukti tambahan dalam perkara gugatan terkait legalisir ijazah Joko Widodo (
NASIONAL
BOGOR Klaster hunian mewah di area Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai dibongkar pada Rabu (30/9/2026). Pembongka
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pengerjaan drainase menggunakan Uditch di Jalan Bhayangkari, Kelurahan Indra Kasi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau proses revitalisasi SMP Negeri 6 di Jalan D.I. Panjaitan, Kecamatan Sei Tual
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama DPRD Kota Tanjungbalai menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubah
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Bunda Literasi Kota Tanjungbalai Mashadayani Mahyarudin menggelar kegiatan Sa
PENDIDIKAN