MK Beri Tenggat hingga 2028, Muktamar NU Justru Desak Anggaran MBG Dipisah Setahun Lebih Cepat
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah memisahkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendid
NASIONAL
Menurut Fickar, mekanisme pengawasan juga harus diperkuat. Ia menyebut pengawasan tidak cukup hanya mengandalkan lembaga yang sudah ada, tetapi dapat dipertimbangkan adanya institusi pengawas khusus dengan sistem yang terintegrasi.
"Harus ada keseimbangan di satu sisi memberikan kewenangan kepada negara merampas, di sisi lain ada mekanisme yang mengakomodasi keberatan bahkan perlawanan oleh masyarakat," tuturnya.
Ia mengatakan mekanisme konvensional melalui peradilan perdata sebenarnya sudah tersedia. Namun, persoalannya terletak pada waktu penyelesaian yang dinilai dapat berlangsung lama.
Fickar berharap mekanisme khusus dalam RUU Perampasan Aset dapat memberikan proses yang lebih singkat dan pasti tanpa menghilangkan hak masyarakat untuk mengajukan keberatan.
"Utamanya dari segi waktu. Kelemahan terbesar dari mekanisme peradilan biasa itu ada di faktor waktu atau terlalu lama eksekusinya. Upaya dan mekanisme ini sedikitnya akan bisa menjaga dan melindungi hak milik warga yang didasarkan pada asas praduga tak bersalah," katanya.
Ia menilai keseimbangan antara kewenangan negara dan perlindungan hak warga menjadi bagian penting agar aturan perampasan aset tidak menimbulkan persoalan baru dalam penerapannya.
Di sisi lain, Fickar mengingatkan potensi kepentingan oligarki yang dapat masuk ke dalam proses penyusunan regulasi. Menurutnya, kepentingan tersebut berpotensi menghambat tujuan utama RUU Perampasan Aset.
"Terutama menyusup pada para penyusunnya. Karena transparansi menjadi prasyarat utama bagi perkembangan penyusunan RUU ini," tegasnya.
Ia berharap pembahasan RUU Perampasan Aset dilakukan secara terbuka dengan melibatkan publik, ahli hukum, akademisi dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan begitu, regulasi yang dihasilkan dapat memperkuat pemberantasan korupsi sekaligus tetap memberikan perlindungan terhadap hak masyarakat.
DPR sendiri telah menargetkan pengesahan RUU Perampasan Aset pada Desember 2026. Proses pembahasannya masih harus melalui sejumlah tahapan sebelum dapat disahkan dalam rapat paripurna.* (dw/dh)
JOMBANG Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) meminta pemerintah memisahkan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendid
NASIONAL
JAKARTA Pihak Reza Gladys menyiapkan langkah hukum lanjutan setelah pihak Nikita Mirzani mengklaim menang dalam perkara banding Perbuatan
ENTERTAINMENT
MEDAN Sekitar 250 alumni eks Departemen Penerangan (Deppen) Sumatera Utara (Sumut) berkumpul dalam Temu Kangen Anantakupa Sumut. Pertemuan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Peraih Nobel Ekonomi 2024 sekaligus penulis buku Why Nations Fail, James A. Robinson, menilai kemajuan suatu negara tidak boleh be
NASIONAL
BANJAR Penggunaan helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan berdampak pada kola
PERISTIWA
KUPANG Masa tanggap darurat bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diperpanjang selama 14 hari hingga 12 September 2026. Perpanja
NASIONAL
JAKARTA Polisi mengamankan pengemudi mobil pikap yang viral setelah menabrak Gerbang Pancasila Gedung DPR/MPR dan aparat saat kericuhan de
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta PSSI melakukan pembenahan jika ingin serius mengejar tiket Piala Dunia
NASIONAL
JAKARTA Bilal Hasan membuka debutnya di UFC dengan kemenangan spektakuler. Petarung Indonesia itu mengalahkan Nilson Rojas asal Peru lewat
OLAHRAGA
TOKYO Pemerintah Jepang mengirim tiga helikopter angkut dan sekitar 600 personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) untuk membantu Indonesia m
INTERNASIONAL